pengabdi peRindu pecinta

My photo
suRabaya, jawatimuR, Indonesia
assaLamu'aLaikum bLogwaLkeR . nggak ada yang tau beRapa Lama akuu singgahi bumi ALLAH . manusia yang punya ingatan teRbatas , dan mungkin saya takut kehiLangan ingatan daLam kenangan , memiLih beRbagi sekLumit ingatan itu meLaLui coRetan . kaRena setiap oRang (teRmasuk saya) setiap haRinya akan meLupakan sesuatu . punya banyak kekuRangan , beRusaha bwt ndak naRuh hati ke siapapun , masih jadi objek dakwah , dan akan seLaLu mempeRbaiki kuaLitas ketaQwaan . akuu suka menemukan inspiRasi daRi jaLan jaLan yang akuu LaLui dan oRang oRang sekitaR teRdekat kuu . tidak peduLi sepeRti apa kehidupan sebeLumnya , kita hidup untuk seLanjutnya , disini haRus ada peRubahan menuju NYA . aLLahumma ya muQaLLibaL QuLLub tsabbit QaLbi 'aLa diinik , yaa ALLAH yang maha memboLak baLikkan hati , teguhkan Lah akuu daLam agama Muu . yup , iniLah dunia bocah awam . yang baik daRi NYA , yang buRUk khiLaF kuu . suwun uda mampiR , saLam kenaL n keep contact yaa . (^____^") KETAWAKETAWAKETAWA . *dulu url nya adekkecenk.blogspot.com*

Wednesday, September 7, 2011

adekmoRphosis satu :: pacaRan ::

bismiLLahiRahmaniRahim ,

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

beRawaL daRi dialog ini kauand (uda samaR2 di ingatan kuu) :

a : hmm , akuu mau nanyak , ta’aRuF itu kayak gimana seh ?
b : ta’aRuF itu masa peRkenaLan n bLabLabLa .
a : Lha kaLo di Lingkungan yang kayak gini , gimana neRapinnya ? , ia kaLo di Lingkungan pesantRen , enak tuh , gampang . akuu Lhoo pacaRan =’) .
b : yawes tinggaL putus aja Lho .
a : huoo ? ya ndak bisa Lah . (muayak , uenteng banget biLang kayak gtu)
b : Lho knapa ?
a : ya ndak bisa , wah ngawuR ae ini .
b : sekaRang apa manFaat nya bwt kamu ?
a : hmm . . . apa yaa . (sungguh akuu suLit nyaRi aLasan bwt ngejawab peRtanyaan ini) . akuu pacaRan itu backstreet daRi kLuaRga kuu , jadi jaRang bisa ketemunya . ketemu pun cuma bentaR , pas maLem  , nunggu puLang kuLLia , kadang akuu bo’ong ma oRang Rumah , akuu biLang ada kuLLia maLem atau pengganti , padahaL aku kLuaR nonton - makan . duLu tuh , waktu akuu sma , wii pRinsip kuu , opo iku pacaRan , ndak ada yang gitu itu daLam isLam -.-“ . jadi waLopun sana sini temen kuu pacaRan , aku masa bodo ae , meReka tuh Ribet , mesti onok ae masaLah yang muncuL , yang cowoknya begini Lah , yang ceweknya begitu Lah , hadeuh , makan ati meLuLu . pLease deh , otak nih uda penuh bwt mikiRin masaLah diRi sendiRi , keLuaRga , pendidikan , oRang sekitaR , ee Lha kok ketambahan ama begituan , maLes bgt . dan temen temen kuu pun tau , kaLo adek itu anaknya , yaa bgituLah kaLo soaL pacaRan .
b : Lha , yawes toh , tau gtu Lho .
a : Lho sek tah beLum seLesai . tRus pas aku msuk kuLLia n join di ************* . aku kenaL dia . ndak tau knapa , smua pRinsip LuntuR . katanya , “kaLo ndak dimuLai , kamu mana tau” . aku LuLuh =’) . akuu kaLo uda ndapetin satu , ya satu itu bakaL teRus =’) . sampek ummi kuu (panggiLan saLah satu sobat sma) biLang gini , waa , kayak apa si dia , kok bisa bikin kamu kayak gini nak . seoRang nisa yg duLu gak ngeReken onok oRang pacaRan , Lha kok saiki ! , ckckck , hehe .
yek apa yaa biLang nya ke dia , bukan kaRna akuu ndak mau , tapi kaRna akuu takut (meLanggaR pRintah ALLAH) . akuu bingung , baRu peRtama ini pacaRan soaLe .
b : akuu ada bukunya tentang itu kok (juduLnya “cinta kita beda”) .
a : oia tah , yawes akuu pinjem yak .
b : ia .

akuu kiRa buku “cinta kita beda” tuh yang seRius beRad gimana gitu , ee teRnyata kemasan n bahasanya kayak teenLit gauL , isinya manteb bwt bocah yang awam n pemuLa kayak akuu gini . bwt yang Lagi n peRnah pacaRan , yaa , Lumayan nampaR n nyindiR sih , hhaha =’) .

ada kata bagus yang akuu kutip :

“…kaLo emang kita pengen jadi geneRasi yang punya jati diRi sejati , beRani katakan dan tegakkan kebenaRan di atas kemunkaRan , tangguh tuk nggak goyah ama yang namanya pengaRuh negatiF aLias mencintai yang baek-baek sepeRti yang dituntunkan oLeh isLam , sepeRti nggak pacaRan dengan aLasan apapun , nggak beRsaing hanya untuk pameRin status kamu , beRani untuk ninggaLin sekaLigus ngejauhi gossip , menghaLau pikiRan kotoR oR bacaan , media poRnogRaFis yang bikin kita meLayang-Layang nggak kaRuan ujungnya , beRaRti kamu emang jempoLan abis ! . Yakin deh kamu bakaL beRsinaR tambah tambah teRang , so pRestasi kamu tambah meLejit kaRena kamu beRani katakana cinta kita beda , tapi beda ituLah yang kupiLih dan kuyakini kebeRadaannya , sehingga I Love isLam yang sLaLu ku seRukan untuk teguhkan pRinsipku. “  =’)

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * 

ndak Lama dah khatam mbaca :
b : dah baca buku nya kan , dah siap pRaktek ?
a : (huaa , pRaktek , bLm Lah , yek opo seh) uda baca , yang ghibah , mungkin kaLo nimbRung bakaL nguRangin ceRita ceRita ma temen duLu =’)
b : aLhamduLiLLah . Lok yang menutup auRat ? n tinggaLin pacaRan ?
a : kaLo nutup auRat , ntaR aja , kaLo uda nikah . akuu masi pacaRan e , tapi kayak nya abis gini putus =’( .
b : apakah yakin haRus sampai masa itu untuk menutup auRat ?
a : ia , kenapa ? kan maksud kuu gini . akuu nutup auRat ntaR kaLo uda nikah , jadi yang bisa Lihat kan cuma bwt dia (suami) aja =’) , gtu .
(sekaRang akuu kaLo inget jawaban yang keLuaR daRi otak kuu sepeRti ini , sungguh ngeRasa bodo banget akuu duLu , haa memaLukan ei)
b : dan skaRang kita adaLah miLik ALLAH sepenuhnya . dan ALLAH yang punya atuRan itu . dan ALLAH ingin kita njaLanin smua atuRan Nya segeRa steLah kita mendengaR atuRan daRi Nya .
a : ia akuu duLu pas mau pake keRudung , diginiin sama mbak , hash , nanti ae dek , kamu itu masi kuLia , masi seneng2 duLu , gtu . Lha kok gtu seh mbak ini -.-” . kadang akuu mikiR , enaknya yang daRi keciL uda pendidikan pesantRen , jadi uda daRi awaL pake keRudung n tau ini itu .
b : yg pasti beRusahaLah teRus mencaRi kebenaRan , keLak kebenaRan itu akan benaR benaR sampai kepada muu .
a : oke makasyong =’)

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

bebeRapa buLan kemudian , akuu Resmi putus , uda ndak mau pacaRan Lagi . iLmu n kebenaRan itu uda sampai ke akuu , aRtinya maLaikat pun uda muLai meng-hisab , jadi kaLo akuu ndak ngeLaksanain , dosa dong =’( .


pasca putus itu Rasanya emang beRaaadd kauand . kayak ada Ruang kosonk gitu . ada sesuatu yang hiLang . mau ngapa2in jadi sLowmotion n ndak teRaRah . kenapa ya kok putus , kenapa sih dia ndak gini , knapa ya duLu akuu ndak gtu , knapa knapa , seandainya n seandainya . smua bikin kepikiRan n sakit ati . mau ceRita ke kauand pun , ndak bakaL ngeFek apa apa .
(pasti sbagian daRi kaLian juga ngaLamin yg kayak gini) .

peRnah akuu tanya kauand , seinget kuu , gimana dia ngadepin semuanya seteLah putus ? , kuRang Lebih jawabnya kayak gini , dia sibukin diRi di kampus , biaR capek n nyampek Rumah dia tiduR , bangun maLem , mbaca QuR’an sambiL sesenggukan , shoLat maLem juga , dia sendiRi juga ndak tau apa yang dia tangisi .
“kaLo boLeh tau , ada doa apa gitu waktu kamu nagis ?”
dia jawab “gak ada doa khusus nak . semua cuma bondo nangis tok waktu itu . intinya kamu mengadu . kamu abis abisin tangis mu waktu shoLat .”

Lambat Laun akuu coba mikiR positiF nya , anggep aja ALLAH sayang sama akuu , jadi akuu uda diingetin daRi saat itu . sedihnya jangan LamaLama dah . Rugi hati Rugi waktu . emang sih tiap oRang bedabeda caRa nanganin pasca putus nya , ada yang kudu nyaRi Lg biaR Lupa ama yg Lalu , ada yang menutup diRi n ada juga yang menyibukkan diRi biaR capek n Lupa sama sedihnya . akuu cendeRung yang ktiga , nyaRi kegiatan daRi acaRa atau pameRan seni , sminaR, woRkshop , taLkshow , sampek yang kajian agama . beneR beneR mbikin badan capek , biaR nyampek Rumah bisa Langsung tiduR n ndak ada waktu bwt kepikiRan kan . agak nyiksa badan sih , tapi ini peLampiasan yang positiF =’) .

banyak opsi yang bisa kaLian piLih kauand . jangan takut n Ragu menghadapi pasca putus , ALLAH seLaLu ada untuk hamba Nya . ALLAH sayang sama kaLian , dia hanya ingin kaLian tau kebenaRan n tetap dijaLan Nya . ngeLakuin apa apa yang dipeRintahkan Nya . peRcayaLah , ALLAH yang paling tau apa apa yang kita butuhin =’) .

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * 

akuu jadi keinget sms sms ini :

biLa kamu sedang mnunggu seseoRang untuk menjaLani kehidupan menuju Ridho Nya , maka beRsabaRLah dengan keindahan , demi ALLAH dia tidak datang kaRna kecantikan , kepintaRan ataupun kekayaan muu , tapi ALLAH Lah yang menggeRakkkan dia untuk datang kepada muu , janganLah teRgesagesa untuk mengekspResikan cinta pada nya sebeLum ALLAH mengizinkan , beLum tentu yang kamu cintai adaLah yang teRbaik untuk muu , siapakah yang Lebih mengetahui meLainkan ALLAH ? sesungguhnya ALLAH maha mengetahui n maha bijaksana , simpanLah segaLa bentuk ungkapan cinta daLam hati Rapat Rapat , ALLAH kan menjawabnya dengan Lebih indah disaat yang tepat . Amien Yaa Mujiybas Saailien =’)

beRbwtLah yang kamu suka tapi ingatLah kau kan mati . CintaiLah siapapun tapi ingatLah bahwa kau pasti beRpisah dengan yang kau cintai. So , jadiin ALLAH diatas segaLa nya =’)

Ketika cinta beRpijaR di hati muu , jangan biaRkan dia menguasai muu . tapi aRahkanLah dia ke aRah pemiLik Nya dan ada hanya untuk Nya . maka seLamanya dia akan menjadi indah =’)

haRus ada yang dikoRbankan untuk meRaih sesuatu =’)

engkau masi bisa untuk meLintasi batasan batasan yang dia buat . bahkan engkau pun masi tak Ragu meninggaLkan apa yang dia mau . ituLah bukti jeLas bahwa dia tidak ingin menyakiti muu . seLanjutnya , apakah engkau teRus mengabaikan kasih Nya . daRi diRi yang penuh keLam menuju cahaya teRang =’)


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * 

PACARAN DALAM KACAMATA ISLAM

(akuu Lupa dapet daRimana , hehe)

Sebuah fitnah besar menimpa pemuda pemudi pada zaman sekarang. Mereka terbiasa melakukan perbuatan yang dianggap wajar padahal termasuk maksiat di sisi Alloh subhanahu wa ta’ala. Perbuatan tersebut adalah “pacaran”, yaitu hubungan pranikah antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom. Biasanya hal ini dilakukan oleh sesama teman sekelas atau sesama rekan kerja atau yang lainnya. Sangat disayangkan, perbuatan keji ini telah menjamur di masyarakat kita. Apalagi sebagian besar stasiun televisi banyak menayangkan sinetron tentang pacaran di sekolah maupun di kantor. Tentu hal ini sangat merusak moral kaum muslimin. Namun, anehnya, orang tua merasa bangga kalau anak perempuannya memiliki seorang pacar yang sering mengajak kencan. Ada juga yang melakukan pacaran beralasan untuk ta’aruf (berkenalan). Padahal perbuatan ini merupakan dosa dan amat buruk akibatnya. Oleh sebab itu, mengingat perbuatan haram ini sudah begitu memasyarakat, kami memandang perlu untuk membahasnya pada kesempatan ini.

Pacaran dari Sudut Pandang Islam .
Pacaran tidak lepas dari tindakan menerjang larangan larangan Alloh subhanahu wa ta’ala. Fitnah ini bermula dari pandang memandang dengan lawan jenis kemudian timbul rasa cinta di hati—sebab itu, ada istilah “dari mata turun ke hati”— kemudian berusaha ingin memilikinya, entah itu dengan cara kirim SMS atau surat cinta, telepon, atau yang lainnya. Setelah itu, terjadilah saling bertemu dan bertatap muka, menyepi, dan saling bersentuhan sambil mengungkapkan rasa cinta dan sayang. Semua perbuatan tersebut dilarang dalam Islam karena merupakan jembatan dan sarana menuju perbuatan yang lebih keji, yaitu zina. Bahkan, boleh dikatakan, perbuatan itu seluruhnya tidak lepas dari zina.

Perhatikanlah sabda Rosululloh shallallahu’alaihi wa sallam:
“Ditetapkan atas anak Adam bagiannya dari zina, akan diperolehnya hal itu, tidak bisa tidak. Kedua mata itu berzina, zinanya dengan memandang. Kedua telinga itu berzina, zinanya dengan mendengarkan. Lisan itu berzina, zinanya dengan berbicara. Tangan itu berzina, zinanya dengan memegang. Kaki itu berzina, zinanya dengan melangkah. Sementara itu, hati berkeinginan dan beranganangan sedangkan kemaluan yang membenarkan itu semua atau mendustakannya.” (H.R. Muslim: 2657, alBukhori: 6243)

Al Imam an Nawawi rahimahullah berkata: “Makna hadits di atas, pada anak Adam itu ditetapkan bagiannya dari zina. Di antara mereka ada yang melakukan zina secara hakiki dengan memasukkan farji (kemaluan)nya ke dalam farji yang haram. Ada yang zinanya secara majazi (kiasan) dengan memandang wanita yang haram, mendengar perbuatan zina dan perkara yang mengantarkan kepada zina, atau dengan sentuhan tangan di mana tangannya meraba wanita yang bukan mahromnya atau menciumnya, atau kakinya melangkah untuk menuju ke tempat berzina, atau melihat zina, atau menyentuh wanita yang bukan mahromnya, atau melakukan pembicaraan yang haram dengan wanita yang bukan mahromnya dan semisalnya, atau ia memikirkan dalam hatinya. Semuanya ini termasuk zina secara majazi.” (Syarah Shohih Muslim: 16/156157)

Adakah di antara mereka tatkala berpacaran dapat menjaga pandangan mata mereka dari melihat yang haram sedangkan memandang wanita ajnabiyyah (bukan mahrom) atau lak-ilaki ajnabi (bukan mahrom) termasuk perbuatan yang diharamkan?!

Ta’aruf Dengan Pacaran, Bolehkah?
Banyak orang awam beranggapan bahwa pacaran adalah wasilah (sarana) untuk berta’aruf (berkenalan). Kata mereka, dengan berpacaran akan diketahui jati diri kedua ‘calon mempelai’ supaya nanti jika sudah menikah tidak kaget lagi dengan sikap keduanya dan bisa saling memahami karakter masing-masing. Demi Alloh, tidaklah anggapan ini dilontarkan melainkan oleh orang-orang yang terbawa arus budaya Barat dan hatinya sudah terjangkiti bisikan setan.

Tidakkah mereka menyadari bahwa yang namanya pacaran tentu tidak terlepas dari kholwat (berdua-duaan dengan lawan jenis) dan ikhtilath (lakilaki dan perempuan bercampur baur tanpa ada hijab/tabir penghalang)?! Padahal semua itu telah dilarang dalam Islam.

Perhatikanlah tentang larangan tersebut sebagaimana tertuang dalam sabda Rosululloh shallallahu’alaihi wa sallam:
“Sekalikali tidak boleh seorang laki-laki bersepi-sepi dengan seorang wanita kecuali wanita itu bersama mahromnya.” (H.R. alBukhori: 1862, Muslim: 1338)

Oleh karena itu, kendati telah resmi melamar seorang wanita, seorang lakilaki tetap harus menjaga jangan sampai terjadi fitnah. Dengan diterima pinangannya itu tidak berarti ia bisa bebas berbicara dan bercanda dengan wanita yang akan diperistrinya, bebas surat menyurat, bebas bertelepon, bebas berSMS, bebas chatting, atau bercakap-cakap apa saja.

Adakah Pacaran Islami?
Ada lagi pemudapemudi aktivis organisasi Islam—yang katanya punya semangat terhadap Islam—disebabkan dangkalnya ilmu syar’i yang mereka miliki dan terpengaruh dengan budaya Barat yang sudah berkembang, mereka memunculkan istilah “pacaran islami” dalam pergaulan mereka. Mereka hendak tampil beda dengan pacaranpacaran orang awam. Tidak ada saling sentuhan, tidak ada pegangpegangan. Masingmasing menjaga diri. Kalaupun saling berbincang dan bertemu, yang menjadi pembicaraan hanyalah tentang Islam, tentang dakwah, saling mengingatkan untuk beramal, dan berdzikir kepada Alloh q serta mengingatkan tentang akhirat, surga, dan neraka. Begitulah katanya!

Ketahuilah, pacaran yang diembelembeli Islam ala mereka tak ubahnya omong kosong belaka. Itu hanyalah makar iblis untuk menjerumuskan orang ke dalam neraka. Adakah mereka dapat menjaga pandangan mata dari melihat yang haram sedangkan memandang wanita ajnabiyyah atau lakilaki ajnabi termasuk perbuatan yang diharamkan?!

Camkanlah firman Alloh
“Katakanlah (wahai Muhammad) kepada lakilaki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” Dan katakanlah kepada wanitawanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka” …. (Q.S. anNur [24]: 3031)

Tidak tahukah mereka bahwa wanita merupakan fitnah yang terbesar bagi laki-laki? Rosululloh shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada fitnahnya wanita.” (H.R. al-Bukhori: 5096)

Segeralah Menikah Bila Sudah Mampu .
Para pemuda yang sudah berkemampuan lahir dan batin diperintahkan agar segera menikah. Inilah solusi terbaik yang diberikan Islam karena dengan menikah seseorang akan terjaga jiwa dan agamanya. Akan tetapi, jika memang belum mampu maka hendaklah berpuasa, bukan berpacaran. Rosululloh shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu menikah maka segeralah menikah karena sesungguhnya menikah itu lebih menjaga kemaluan dan memelihara pandangan mata. Barang siapa yang belum mampu maka hendaklah berpuasa karena puasa menjadi benteng (dari gejolak birahi).” (H.R. al-Bukhori: 5066)

Al-Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan: “Yang dimaksud mampu menikah adalah mampu berkumpul dengan istri dan memiliki bekal untuk menikah.” (Fathul Bari: 9/136)

Dengan menikah segala kebaikan akan datang. Itulah pernyataan dari Alloh subhanahu wa ta’ala yang tertuang dalam Q.S. ar-Rum [30]: 21. Islam menjadikan pernikahan sebagai satu-satunya tempat pelepasan hajat birahi manusia terhadap lawan jenisnya. Lebih dari itu, pernikahan sanggup memberikan jaminan dari ancaman kehancuran moral dan sosial. Itulah sebabnya Islam selalu mendorong dan memberikan berbagai kemudahan bagi manusia untuk segera melaksanakan kewajiban suci itu.

Nasihat .
Janganlah ikut-ikutan budaya Barat yang sedang marak ini. Sebagai orang tua, jangan biarkan putra-putrimu terjerembab dalam fitnah pacaran ini. Jangan biarkan mereka keluar rumah dalam keadaan membuka aurat, tidak memakai jilbab atau malah memakai baju ketat yang membuat pria terfitnah dengan penampilannya. 

Perhatikanlah firman Alloh subhanahu wa ta’ala:
Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Alloh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. alAhzab [33]: 59)

Wallohu A’lam.
oleh Muklis Abu Dzar hafizhahullah
Sumber: buletin al-Furqon Tahun 3, Vol. 9 no. 3 Bulan Muharram 1430 H

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

heaaaa , gimana kauand . cuRcoL banget yaa coRetan kuu . hehe . sebeneRnya maLuu juga sih akuu njabaRin tentang cinta cinta begitu . tapi akuu ngeLakuin ini tuh dengan maksud , bisa jadi sumbeR ReFeRensi buat kaLian yang daRi ndak tau menjadi paham . n daRi yang awaLnya tau tapi cuek menjadi paham untuk meLaksanakannya . akuu yakin bebeRapa daRi kaLian pasti peRnah ngeRasain kisah cinta yang sepeRti itu .
oia , catetan juga sih . sebagian daRi kita secaRa ndak sadaR nih , Lebih piLih nyaRi atau mengada-adakan pembenaRan biaR agak Lega n ngeRasa ndak ngeLakuin dosa daRipada  kudu ngadepin kenyataan yang benaR dan sehaRus nya .

aio Laa , idup sesuai atuRan NYA kauand =) . saya sudah mencoba untuk menyampaikan ini ke kaLian . seLanjutnya , gimana kaLian nyikapin iLmu yang uda sampai ke kaLian ini . semoga kita teRmasuk hamba hamba yang dikehendaki ALLAH untuk meRasakan nikmat hidayah daRi NYA yak . doakan saya agaR seLaLu istiQomah juga yak . sampai jumpa di coRetran seLanjutnya ^^ .

No comments:

Post a Comment