pengabdi peRindu pecinta

My photo
suRabaya, jawatimuR, Indonesia
assaLamu'aLaikum bLogwaLkeR . nggak ada yang tau beRapa Lama akuu singgahi bumi ALLAH . manusia yang punya ingatan teRbatas , dan mungkin saya takut kehiLangan ingatan daLam kenangan , memiLih beRbagi sekLumit ingatan itu meLaLui coRetan . kaRena setiap oRang (teRmasuk saya) setiap haRinya akan meLupakan sesuatu . punya banyak kekuRangan , beRusaha bwt ndak naRuh hati ke siapapun , masih jadi objek dakwah , dan akan seLaLu mempeRbaiki kuaLitas ketaQwaan . akuu suka menemukan inspiRasi daRi jaLan jaLan yang akuu LaLui dan oRang oRang sekitaR teRdekat kuu . tidak peduLi sepeRti apa kehidupan sebeLumnya , kita hidup untuk seLanjutnya , disini haRus ada peRubahan menuju NYA . aLLahumma ya muQaLLibaL QuLLub tsabbit QaLbi 'aLa diinik , yaa ALLAH yang maha memboLak baLikkan hati , teguhkan Lah akuu daLam agama Muu . yup , iniLah dunia bocah awam . yang baik daRi NYA , yang buRUk khiLaF kuu . suwun uda mampiR , saLam kenaL n keep contact yaa . (^____^") KETAWAKETAWAKETAWA . *dulu url nya adekkecenk.blogspot.com*

Wednesday, October 31, 2012

:: cuRang ? why not ? ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

assaLamuaLaikum bLogwaLkeR ,
uts teLah tiba , padahaL Rasanye baRu kemaRen keteRima aLih jenis , haha .
pagi-soRe gawe , maLem kuLia , begitu seteRusnya . Lha beLajaR muu kapan nis ? beLajaR kuu tah ? daLam mimpi :D

nisa negatiF >>
ini kaLo tak niatin , akuu mampu Lho meRangkum semua mateRi dan haFaL Letak Letak nya , dengan bahasa kuu sendiRi teRus tak buat handout keciL keciL , masukin tepak .

duLu jaman kuLia di D3 , bisa dibiLang , udah jadi Rahasia umum , istiLahnya temen-temen begini ,
jaman saiki , pas ujian kun gak nyontek atau ngeRpek , gak uRip Rek . Lhaaa mateRi sak mono akehe , mahasiswa dituntut ngapaLno , yoo gak mungkin Laa . sopo sing isok . poko'e yek opo caRane ben niLai entuk apik . gak Lanang gak wedok , gak sing keto'ane meneng , sing cabLak , sing kudungan , sing pinteR , kabeh pasti duwe stRategi dewe - dewe . cuma onok sing ketoRo (bLak-bLakan) ambek gak ae . nek gak ngono , gak LuLus LuLus . nguLang . ngentekno duwit ambek umuR . sakno wong tuwo .

wow , supeR yaa anak jaman sekaRang , canggih-canggih kaLo ngakaLin .

semaLam saya gak ada jadwaL uts , adanya nanti maLam , manajemen pemasaRan . uwooo , mateRi yang haRus dipeLajaRi banyak dan dosennya itu Lho , kayaknya kaLo titik koma nya gak peRsis ama buku , bisa mempengaRuhi niLai . aLamak ~ ini ajah beLum buka buku bLas , di kantoR ngeRespon peRtanyaan bm nyambi ngebLog , hehe .
gak tau kenapa yaa ,
akuu bisa santai n gak neRves gitu . justRu yang akuu takutkan , akuu teRgoda dan mendadak beRbuat cuRang . aaaaa audzubiLLah deh bok . saya sudah beRazam .

teRus dikasi pesen >>

" yang mesti kamu inget , beRbuat cuRang daLam haL apapun , itu menunjukkan bahwa saLah satu daRi satu ini :
- kamu beLum mengenaL benaR siapa ALLAH 
- kamu menganggap ALLAH tidak ada itu tandanya zindiQ (atheis)
- kamu yakin ALLAH ada tapi kamu gak yakin DIA ngeLiat , itu tandanya kamu kaFiR
jangan khianati ALLAH "

Respon kuu , woaa , kaLo dikaji sedetaiL itu yaa eFeknya . akuu mah bondo kaRna takut dosa n maLu .

ahh , pengen ngebagi ini di status FB , Lhaa kok uda keduLuan sama kisaana , hihi .
begini Ringkasnya >>

" Orang berbuat curang dalam hal apapun (termasuk NYONTEK/NGERPEK waktu UJIAN), mau gak mau masuk salah satu kriteria di bawah ini:
- Orang itu belum mngenal benar Allah bahwa Dia senantiasa mengawasi, itu tandanya dia JAHIL
- Orang itu meremehkan "pengawasan Allah", itu tandanya dia FASIQ
- Orang itu tdk meyakini Allah ada, maka dia KAFIR
- Orang itu meyakini Allah namun tdk yakin bahwa Allah Maha melihat, maka diapun KAFIR
#Jangan khianati Allah wahai DIRIKU dan saudaraku.. "

antaRa mau komen status , tapi wes mending gak usah , hwakakakkk , maLuu .

oia , saya inget ada status di FB nya yang begini >>

" Tumbuhkan kesadaran dlm diri kita dan Didiklah saudara&anak kita untuk mencari ilmu bkn mencari nilai.
Disaat mrk dipaksa mencari nilai maka segala
cara akan digunakan, halal atau pun haram.
Mencontek adalah akibat anak ditekan untuk mencari
nilai bkn mencari ilmu. Sehingga dia berusaha untuk
mendapat nilai bagus dgn cara yg haram. Itulah
pendidikan kita, kita membiasakan diri da mendidik anak2 kita untuk menjadi
koruptor dimasa mendatang.
# mulai dari diri sendiri sebelum berteriak lantang..
(Sumber: FPI Malang) "

SETUJU :D !!!
( ini saLah satu ide ceRita buat bikin piLem suatu saat nanti kaLo diijinkan ) .

im just RemembeR ,
apaLah aRtinya seLama ini
akuu beLajaR dan pRaktek pedekate ke ALLAH ,
kaLo ada haL teRceLa yang masih akuu Lakukan .
podo ae mbujuk .
NOL BESAR .
meRusak usaha peRbaikan diRi kuu ,
meRusak kepeRcayaan ALLAH pada kuu .
thats aLL .
semoga dimudahkan UTS kuu dan UTS muu yak ,
jangan khianati ALLAH :')



*Lanjut buka buku , baca-baca , semampunya otak guweh , jangan sampek cuRang*

Tuesday, October 30, 2012

:: akuu peRgi dan meninggaLkan ceRita ::


akuu peRgi dan meninggaLkan ceRita ~

:: doa RasuLuLLah saw ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

aLLahumma habbib iLainaL iiman , wa zayyinhu Fii QuLuubina , wa kaRRih iLainaLFusuuQo waLkuFRo waL'ishyaan . waj'aLnaa miRRosyidiin .

aRtinya

ya ALLAH beRikan kami Rasa cinta teRhadap keimanan dan jadikan iaa penghias hati kami . dan beRikan kepada kami Rasa benci teRhadap kekuFuRan , keFasikan dan kemaksiatan seRta jadikan kami masuk ke daLam goLongan oRang - oRang yang mendapat petunjuk .

:: tentang pondok ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim ,

adegan kyai Rais (ikang Fauzi) membeRi sambutan pada santRi baRu di masjid , daLam FiLm negeRi 5 menaRa , nancep di hati dan pikiRan , yaa kuRang Lebih , beginiLah , 


jangan dipikiR di pondok itu beLajaR agama tok . kitab kuning tok . tapi teRnyata ndak . di pondok itu beLajaR kepRibadian , keiLmuan , kemasyaRakatan . disini kaLian juga akan dididik untuk menjadi oRang besaR , apakah jadi pengusaha besaR , jadi menteRi , ketua paRtai , ketua dpR mpR , atau ketua oRmas isLam ? bukan itu yang dimaksud oRang besaR . oRang yang mengajaRkan iLmunya ke peLosok desa , kaki gunung sampai koLong jembatan . ituLah oRang besaR .

daLam FiLm teRsebut , ustadz di pondok tidak digaji .
meReka menjadikan pondok itu Ladang peRjuangan , bukan Ladang penghidupan .


dan guweh mesti biLang wow :'O
sampai saat ini masih antusias
kaLo ada kesempatan atau diijinkan
buat ngunjungin , meLihat Langsung ,
sepeRti apa sih di pondok itu :D 

:: pekan 4 , 27 oktobeR 2012 ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

pada dasaRnya , diRi kita sudah mengetahui dimana posisi kita di akhiRat nanti .
kaRena kita Lah yang beRniat ,
kita Lah peLaku aktivitas kita ,
kita LAh yang beRpikiR negatiF .


` majeLis cahaya iLahi `

:: haRi Raya cinta ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim ,

mumpung masi deket daRi iduL adha , mau menyampaikan iLmu yang akuu dapet daRi temen .


" jangan peRnah nodai cinta muu kepada ALLAH dengan cinta muu kepada makhLuk , sedikitpun .
jika kamu mencintai makhLuk , maka sandaRkan cinta muu itu kaRena ALLAH
tau kah saLah satu aLasan ALLAH memeRintahkan nabi ibRahim menyembeLih nabi ismaiL ? "

jawabkuu sih , itu meRupakan pembuktian patuhnya nabi ibRahim ke ALLAH . Ridho apapun ketentuan ALLAH . beneR gak sih ?


" iniLah doa nabi ibRahim : ya ALLAH , jika Rasa cinta kuu kepada Muu meLuntuR / memudaR kaRena Rasa cinta kuu kepada anak kuu (kehadiRan anak kuu) , maka ambiLLah dia daRi kuu "

woaaa , keRen :') saking cintanya ama ALLAH .



iduL adha mengajaRkan kepada kita untuk me-MURNI-kan CINTA kita SEPENUHNYA dan SEUTUHNYA hanya UNTUK dan KARENA ALLAH 

demikian ALLAH membeRi peLajaRan di iduL adha :')

:: empatpuLuhempat ::


kau tau kenapa kini bintang teRsisihkan daRi setiap ceRita kuu ?
kaRna ada sinaR yang Lebih syahdu ,

yaitu DIA :')


'bocah awam'

:: Love it ::

*eRo (ponakan mbak wence) vs iFFah (ponakan saya)*

tiLL now its haRd FoR me to Face it
why didnt we meet each otheR soon 
youR eyes says moRe than anything 
that ReaLLy means to me 
i put my tRust on you 
i know you've known me betteR 
i know you Love me , you do 


*sebagian LiRik so wouLd you Let me be - d'cinnamons

:: menangis ::

bagikuu,


menangis itu wujud Lain daRi Rasa yang beRgeLut daLam hati namun tak sanggup diucap

kata kata pun tak kan mampu mewakiLi atau menggambaRkan gejoLaknya hati


'bocah awam'

:: ide beRontak ::


aiR Langit
aLunan pLayList
dan Latte
peRLahan emosi teRbangun
Rangkaian memoRi
imaji
beRontak
beRtahan Laa Lebih Lama
akan kuu bebaskan kaLian esok haRi
Lewat jemaRi penyatu abjad
haRus kuu muLai daRi bagian mana ?

Thursday, October 25, 2012

:: empatpuLuhtiga ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

assaLamuaLaikum bLogwaLkeR ,
tiba tiba nongoL ajah nih tanda tanya tentang oRang yang maRah sama diRinya sendiRi , sebeL ama kesaLahan atau peRbuatannya sendiRi .

kaLo menuRut kuu sih , tuh oRang kayak begitu kaRna gak bisa ungkapin isi hati , jadi beRgejoLak sendiRi , beRpikiR , meReview kejadian yang peRnah dia Lakuin , n gak ada yang bisa disaLahin , seLain diRinya sendiRi .

ahh Ribet amat ini mikiR kuu ,
saya butuh pendapat yang beRdaLiL dan Lebih FResh .
jeng jeng jeng , ini dia yang akuu dapet ,
tanggapan buat oRang itu :

syaRah aL hikam , bab 1 - jangan membanggakan amaLan .

"min aLamatiL i'timaadi aLaL amaLi nuQshonuR Rojai inda wujuudizzaLaLi"

kuRang Lebih , pemahamannya begini ,
Lakukan apa yang membawa muu semakin mendekat kepada ALLAH .
jangan jadikan peRbuatan muu seteLah meLakukan kesaLahan justRu semakin menjauhkan muu daRi ALLAH .
kaRena ada peRbuatan yang diLakukan seoRang hamba seteLah meLakukan kesaLahan , dosanya Lebih besaR daRi kesaLahan itu sendiRi .

oke , suwun , sudah ceRah sekaRang :')

:: "hansapLast" nya hati ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim ,

waktu tempuh ke kantoR senin pekan ini teRasa begitu panjang .
inget waktu duLu kondisi hati LuLuh Lantak , ta tentu aRah , semua Rasa yang negatiF nyampuR jadi satu . ada peRasaan yang saLah , mau apa-apa jadi sLow motion , kenapa yaa kok akuu gini , kenapa yaa akuu kok gak gitu . maRah sama diRi sendiRi *Lebai membahana , haha .
akuu datangi majeLis majeLis iLmu .
nah , pas kondisi hati kuu Lagi Rusak , saLah satu yang Langsung ngena tuh kajian kitab aL hikam .
Rasanya kayak menjamah sampai ke sudut paLing daLam daRi hati .
akaRnya .
pusatnya .
poRosnya .
yang busuk2 itu kayak teRgeRogoti .
teRsiRam ,
teRkikis ,
teRgantikan ,
dengan sesuatu yang tentRam , menenangkan , muRni , tuLus .
hakikat antaRa hamba dengan tuhannya.

istiLah nya tuh mengobati daRi akaR , daRi daLam .
kemudian teRasa Lebih mudah saat meneRima iLmu iLmu yang Lain .

kajian ini Rutin , sabtu ke empat setiap buLan .
diasuh oLeh k.h. Lukman (daRi jakaRta) , akuu Lupa nama majeLis nya .
beRtempat di masjid aL akbaR suRabaya .

duLu kesan yang akuu dapet waktu peRtama kaLi join nih kajian .
pada ibuk2 , hanya bebeRapa yang beLia *haLah .
kagak paham ama istiLah aRab yang dipake , tapi tetep Rajin nyatet waLaupun hak hok ama aRtinya , hihi , ntaR bisa ditanyain ke temen .
ini yaa , seandainya kaum muda yang pada have Fun diLuaR sana sampek gak inget mati , yang pada gaLau kaRna beRtepuk sebeLah tangan , yang pada sakit hati abis putus , yang pada sibuk ama duniawi , paRa pejabat n pemimpin negeRi , paRa napi , ini Lhoo , seandainya kaLian ikutan ngaji ini , pada tobat dah kaLian Lama-Lama , seoRang hamba tuh gak ada apa-apanya , gitu uda beLagu amat idup di bumi ini , suweeeeR .

suatu waktu akuu nemu teRjemahan kitab ini di pameRan buku gRamex , giLak ekspResi kuu kayak oRang keRasukan setan , haha .
meLotot , jeRit histeRis *Lebai membahana ,
guweh beLi tuh kitab , kagak pake Liat haRga *kaLap
inget yaa , ini teRjemahannya , bukan yang asLi kitabnya yang pake aRab gunduL kayak yang dipake kyai ngajaR .

sampai saat ini ,
kaLo ada ngeganjeL di hati ,
kadang kabuR nya yaa baca buku ini ,
tata bahasanya kayak seni sastra .
adem , menaRik , syahdu , Romantis , subhanaLLah Laa .

tapi kadang , ada khawatiRnya , takut dibeLokin setan pas Lagi memahami maksud teRjemahannya , hihi .

yaa paLing tidak kaLo uRusan hati , nih kitab sukses ubek ubek hati saya , hihi .
untuk poto coveR kitab teRjemahannya , menyusuL yaa .

:: pekan 3 , 21 oktobeR 2012 ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

kitab mujazuL kaLam
pembukaan

- haRam meLecehkan tuhan / agama Lain kaRena biLa kita meLecehkan , sama dengan kita membeRi kesempatan agama Lain untuk meLecehkan tuhan / agama kita .

- menguatkan aQidah bukan dengan seRingnya beRdebat . tapi dengan menyibukkan diRi beRsama aL QuR'an


kitab suLLamut tauFiQ
syahadat

- bid'ah dhoLaLah (sesat) peRtama daLam agama ini adaLah hiLangnya haFaLan QuRan daRi umat ini .

- RasuLuLLah mensiFati umat beLiau bahwa aL QuR'an ada di daLam dada setiap umat isLam .

- gak boLeh tanya , apa , kapan , dimana tentang ALLAH kaRena ALLAH bukan makhLuk .
kita diciptakan oLeh ALLAH bukan untuk jadi oRang yang beRjabatan tinggi , oRang kaya , oRang yang punya kekuasaan tetapi untuk mengabdi secaRa utuh kepada ALLAH .

:: abaikan ::

bismiLLahiRRahmaniRRahim,

assaLamuaLaikum , woi , sehat kah ?
beRapa beRat muu sekaRang ?
ceLana muu makin LonggaR apa sesak ?
gingsuL muu baik baik ajah kan ya ?

akuu tau kabaR tentang muu daRi nenek , via twitteR puLa , Rasanya uda pengen akuu teLpon ajah kamu , akuu maki maki . tapi kok yaa akuu gak kuasa buat mengucap , pasti uda keduLuan mewek nya . makanya nih mending ngumpad nya via tuLisan ajah .

phiLipine ? setaun ? baLik teRus penempatan di kaRawang ?

opo opoan iki haa ? ngeRtioo konco muu iki masio gak gawe bb , mesti nggoLek2 waktu ben isok kongkow (ketemu) . cuman de’e yoo gak duwe piLihan seLain ngadepin  Rutinitas .

senin-jumat , pagi-soRe gawe (buat bayaR kuLia) , maLem nya Lanjut kuLia , sabtu-minggu , ngebagi antaRa nyuci , nugas ambek ngaji , pLus nyeLipin waktu be’e ada yang mau ketemu .

nek disuRuh miLih , akuu mending punyak usaha dewe , keRjo gak keRjo , akuu dewe sing ngatuR , akuu bisa mobiLe , mau mbantu sodaRa yang butuh , mau ketemu temen , mau ikut event2 , seminaR , pameRan , kajian , gitu gitu Laa .
*kok jadi cuRhat .

padahaL baRusan ajah akuu ngetweet ,

haL apa yang paLing menyedihkan >> kehiLangan . i cant FiGuRe it out .

eee abis gitu dapet kabaR nenek LoLos bank jatim n masi random tuh penempatannya , kamu LoLos p&g ke negaRa tetangga (tetep ae beRasa jauh) .
haRi minggu besok , mas dateng cuma buat jemput ponakan , teRus Langsung puLang Lagi (dia kagak jadi hajian) . akuu beLum dapet kesempatan QuaLity time sama meReka . akuu gak ada piLihan seLain ngadepin tuntutan yang akuu biLang tadi .
Lengkaaaapppp . Rasanee batin kuu iniii miii *Lebai membahana tapi Fakta , hihi .
ini kayaknya yang bikin bebeRapa haRi ini beRasa ada yang saLah sama peRasaan kuu , tapi gak ngeRti apaan , hihi .
teRnyataa kabaR ini .

hee , ummi , teRakhiR ketemu tuh waktu kita sama anak anak makan di ayam tuLang Lunak , abis ada insident itu , jujuR ajah , akuu jaga jaRak sama kamu , yang biasanya Lepas ajee kaLo mau ngobRoL (entah di FB/twitteR/bbm) jadi agak maLes . soaLnya , you know Laa , seLaLu gak jauh2 daRi ex , tapi diantaRa kita kan uda kebaL gitu , gak dianggep seRius . jadi daRipada akuunya yang ngempet , mending jaga jaRak deh . makanya , kamu ngeRasa gak sih , kaLo baLesan bbm/ sms kuu singkat2 . i just think , becandaan kita tuh gak semuRni n seLepas sebeLumnya . dan akuu ngeRasa , ummi gak ada waktu buat akuu , maav :’(

btw, akuu ini mau mbok kabaRi kapan ? pas haRi H tah ? biaR tambah shock akuu . atau kamunya gak pamit , wes nyampek sana baRu biLang . iyaa kaLo nanti pas kamu puLang ke indo , kamu masih bisa ketemu akuu mii , iyaa kaLo akuu masi dikasi umuR dan kesehatan . kita beLum ada kesempatan ngaji baReng , nikmatin duRen baReng , keLuaR kota baReng , photoshoot baReng *kok mendadak banyak hajat yang beLom teRLaksana .

aaaaa jadi inget , nyeseL daahhh peRnah nemenin ke kantoR imigRasi , poto passpoRt .
oia , kuLiah muu ?
mama ? ayah ? (kenapa kaLian ngijinin T_T”)
buku muu masih ada di akuu “untuk muu seRoja ku” , uda kuu sampuL Rapi .
abis gini kita nambah umuR Lhoo *keinget postingan ini , bijak banget saya yaa , haha huhu .

ini kenapa mendadak ungkit2 yang LaLu yaa . Random beneRan nih postingan , acakaduL , poko’e diketik .

uda pamit2 . minta doa , nasehat gitu .
bakso pak wage , bakso djenggot , bakso kotak jaLan goLF , kamu gak bungkus tah buat bekaL ?
kamu beRangkat jam bRapa ?
uda nyiapin kepeRLuan buat disana ? di check List biaR gak ada yang ketinggaLan .
tinggaL nya di asRama kan ?
negeRi oRang yee , toLong hati2 Lhoo yaa , dijaga beneR2 kesehatannya , ibadahnya , n komunikasinya ama keRabat (skype an yok)
ini haRta gono gini kita beRtiga gimana ?

ahh kamu , jangan2 ntaR baRu ajah masuk pesawat , uda homesick , haha , kangen sama adik2muu , ayah , mama , mbah putRi , bima ( gak boLeh , beLum haLaL :p ) , temen2 kampus muu , geRang , temen2 yang di suRabaya , yang biasa ngakak boLang baReng . wes nangisoo sesenggukan guLung-guLung , kapok *ngece .

apaLagi yaa ?

udahan deh mii , yang diatas tadi sisi chiLdish kuu , sisi seseoRang yang takut kamu peRgi , yang jeLes kaLo kamu gak ada kabaR . hehe .

oke , waLau pun beRat , seLama itu suatu kebaikan untuk muu , pasti akuu mau gak mau ngedukung kamu . aLasan Lainnya , kaRna ini sudah skenaRio ALLAH buat kamu . cuma beLum ngeRti ajah apa yang ada di baLik ini . masak iya , sekitaR muu mau nentang ngegandoLin , gak ada piLihan seLain hadapi .

i aLways RemembeR youR Quote when i get a stuck oF the moment “beRsusah susah dahuLu nak , senengnya beLakangan”
akuu tau kamu oRangnya tegaR ngehadepin dunia LuaR ummi , ini kan yang kamu pengen .
pesan kuu , kamu disana gak cuma nyaRi iLmu atau nyaRi doLLaR , kamu bawa nama keLuaRga muu , aLmamateR muu , negaRa muu , dan yang paLing penting , agama muu , jaga itu . semoga ALLAH seLaLu membeRi muu kekuatan untuk menghadapi sceene meRantau ini daRi skenaRio NYA .



*ganti babidoL yang uda kuyup kena aiR sama ingus ,
cucimuka biaR gak kayak abis digebukin oRang nih mata ,

with Love :’)

Friday, October 19, 2012

:: dhahiR ceRminan batin ::

bismiLLahiRahmaniRahim,

" apa-apa yang teRsimpan daLam keghaiban hati. teRtampakkan pada kenyataan yang mewujud "

wajahmu adaLah hatimu . sikapmu adaLah hatimu . bicaRamu adaLah hatimu . peRiLakumu adaLah hatimu . kehidupan seseoRang menceRminkan kondisi hatinya . ituLah pentingnya menjaga posisi , kondisi , dan kesehatan hati . hati yang terjaga , hidupnya penuh dengan kejembaran . maka , selalu aL FaQiR katakan , " keep youR heaRt . enjoy youR LiFe ; jagaLah hatimu . niscaya nikmat hidupmu ." memang hati mampu menyimpan apa pun . bahkan , nabi saw membeRitahukan dengan sabda beliau saw. hati mukmin adaLah Rumah ALLAH yang maha pengasih . betapa hebat hati oRang yang beRiman kepada NYA .

itu puLa yang dapat diambiL peLajaRan sebagai bentuk PembeLajaRan siFat buat kita . ketika nabi saw hendak meLakukan isRa' dan mi'Raj . hati beLiau dicuci Lebih dahuLu . dibeRsihkan dan disucikan oLeh NYA .

kaRenanya , dinuL isLam banyak membeRikan tips dan stRategi menjaga kondisi hati dan kesehatan hati . sebab , yang namanya pekeRjaan hati , yang disebut ikhLas dan jujuR itu sangat beRat . ikhLas dan kejujuRan itu beRpoRos dan beRpusat pada hati .

coba peRhatikan , oRang yang memiLiki hati suka maRah . suka jengkeL . oRang jawa biLang gondokan . maka , dia kena penyakit gondok . keLenjaR teRoitnya beRmasaLah .

siapa yang tahu kaLau hatinya gondok . jengkeL . maRah . tidak ada yang tahu . yang tahu ya diRinya sendiRi dan ALLAH ta'aLa . tetapi Lihat akibatnya . keLuaR menjadi penyakit . yaitu penyakit gondok . akhiRnya secaRa nyata oRang Lain jadi tahu . sebab , oRang yang sakit gondok tidak dapat menyembunyikan teRus penyakitnya .

peRhatikan juga oRang yang hatinya memendam dendam . atau , amaRah yang sangat dalam . wajahnya menjadi memeRah . tidak dapat ditutup-tutupi . ini nyata . kaRena nya nabi saw membeRikan wasiat kepada sahabat abu daRdu' Ra. untuk tidak maRah . maksudnya menjadi seseoRang yang suka maRah . pemaRah .

dinuL isLam mengajaRkan , supaya suka memaaFkan oRang Lain . sekaLi pun memeiLiki kemampuan untuk membaLas . sebab , dengan memaafkan hidup menjadi seimbang Lagi sehat . hati dan jiwa tidak Lagi teRbebani dengan peRasaan sakit hati . yang teRjadi , justRu dengan memaaFkan oRang Lain . hati menjadi jembaR . sehingga mudah sekaLi untuk beRpikiR positiF .

sebaLiknya , hati yang beRpenyakit senantiasa beRpikiR negatiF . akibatnya , tidak peRnah meRasakan hidup ; sehat ; sejahteRa ; dan bahagia (sbs) . oRang Lain seLaLu dianggapnya saLah , keLiRu , kaFiR , najis , ahLi neRaka , tukang bid'ah , dan sebutan negatiF Lainnya .

padahaL dia sendiRi yang sebenaRnya Layak meneRima tuduhan yang diLontaRkan itu . tuduhan yang diLakukan adaLah tuduhan yang saLah aLamat . dia Lupa bahwa di daLam diRinya ada potensi yang sama dengan oRang yang dituduh .

yang peRLu diwaspadai . seRangan penyakit jiwa yang paLing aawaL adaLah suka menyaLahkan oRang Lain kaRena sakit hati , atau kaRena diRinya , menuRutnya paLing benaR , oRang Lain saLah .

ukuRan seseoRang itu sehat jiwanya . apabiLa di kehidupannya Lebih banyak membeRi , memaaFkan , meLayani , menoLong , dan meLindungi oRang Lain . oRang Lain itu bisa istRinya , anak-anaknya , tetangganya , koLeganya , dan makhLuk NYA yang Lain . sudah baRangtentu semuanya teRukuR Lagi cocok dengan aL QuRan , aL hadis dan aL iLmu .


nemu majaLah MAYARA pas di kantoR , edisi 109 th.x / septembeR 2011 haLaman 3 .

Thursday, October 18, 2012

:: empatpuLuhdua ::


"Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'.


Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'. Embel embel predikat diri yang selama ini mereka ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.


Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran soko kulino, kalau diterjemahkan secara bebas: "Cinta tumbuh karena terbiasa bersama."


:: pekan 2 , 14 oktobeR 2012 ::

bismiLLahiRahmaniRahim,

kitab uQuduL Lujain
peRgauLan suami istRi

awaLnya majeLis ini memang ngebahas FiQh nikah dan keLuaRga , so kaLi ini FLashback ke mateRi LaLu , sekedaR mengingatkan kembaLi . monggo di kLik >>


Wednesday, October 17, 2012

:: shaRing ::

*pas gak nyambung sama mateRi kuLia -.- , akuu nanyak ada nasehat kah?*

"yang ALLAH tuntut ma kamu kesungguhan kamu beLajaR dan hoRmati oRang oRang yang mengajaRi kamu . biaRkan ALLAH mengajaRimu tanpa kamu haRus tau bagaimana caRa dia mengajaRimu"

***************
"dan peLajaRan yang aku dapati daRi kehidupan kaum shoLihin adaLah meReka senantiasa mendahuLukan uRusan oRang Lain daLam uRusan dunia dibanding mendahuLukan diRi meReka sendiRi , kaRena meReka sangat peRcaya dengan jaminan ALLAH daLam uRusan itu .
# peLajaRan untuk diRi sendiRi , dan untuk meReka yang hatinya peka ."

kaum shoLihin itu indikasinya kayak gimana ?

"yang waRa' , takut sama ALLAH , sangat menjaga syaRiat ALLAH dan istiQomah atas itu semua ."

***************
"jika engkau suka ALLAH meLanggengkan apa yang engkau cintai ada pada diRi muu , maka Langgengkan untuk NYA pada diRi muu apa yang DIA cintai (imam ahmad)"

apa aja yang dicintai ALLAH ?

"semua yang menjadikan NYA Ridho , dan RasuLuLLah ."

dimana kita atau apa apa yang menjadikan NYA Ridho ?

"aL QuR'an dan sunnah ."

:: empatpuLuhsatu ::


i Love photos because they neveR change EVEN when the peRson in it changes


`@damnitstrue`

Monday, October 15, 2012

:: Random ::

3 buLan kagak pake saRung tangan = teening , baca : gosong

jadwaL pup kuu kaLo gak pagi mau beRangkat gawe , yaa soRe mau beRangkat kuLia , benaR benaR di waktu yang suLit , teRancam teLat masuk gawe n kuLia . tapi tetep aLhamduLiLLah , haha .

beRtahan beRkendaRa tanpa kacamata , belum sempet beLi . ini mata uda kayak kassa kawat yang di ventiLasi Rumah gitu -.-"

sticky notes kuu yang seabReg dan yang seLaLu menghiasi LayaR dekstop , musnah -.-" , keRjaan kuu di situ semuaa :'(

haRi kamis pagi , tante nisa tante nisa tante nisa , ada temennya ini Lho . tiba-tiba mbak ochig uda duduk di teRas Rumah sama suaminya , giLak guweh baRu ajah bangkit daRi kasuR , buRu2 nih babidoL guweh dobeLin gamis ama Langsung pake keRudung bLusukan . aihhh kangen n pengen shaRing banyak sih , cuma kayaknya sama sama teRbatas waktu yak , akuu nya kudu pRepaRe bwt gawe , n mbak ochig jugak mau baLik ke jogja . bahkan gak sempet buat ngasi minum -.-" . teRnyata dia gak tiba tiba nongoL sih , uda sms n miskoL hp beLasan kaLi , guweh nya ajah oon , uda nokiyem di siLent , di cas puLak . aFwan yaa mbak , suaminya jugak , hihi . suweR maLuu guweh jam segitu baRu bangun , nemuin tamu beLum mandi puLak .

ada niatan buat bikin FiLm pendek , yang mengangkat niLai-niLai agama , yang ujung-ujung nya beRpusat kepada NYA . semoga dibeRi kesempatan :') semoga diizinkan sama ALLAH .

buLan ini guweh niatin idup tanpa bb , abisnya kagak sempet bbm an bok seLain ama bos uRusan keRjaan , maLemnya mau bbm an uda tepaR duLuan . jadi sekitaR kaLo ada peRLu , uda sms atau teLpon ajah ke m3 . teRnyata bikin Lebih tenang Lho , gak dikit2 ngeLiat Recent updates di bbm . guweh pikiR2 gak penting jugak tuh kegiatan . yaa waLopun kadang butuh bwt tau kabaR sekitaR n nyaRi istiLah di googLe . guweh kembaLi mendayagunakan hp nokiyem yang mmc nya uda aLmaRhum :'( . paLing kaLo puLang kuLia ajah jaLan2 di FB n twitteR pake teLenan LayaR sentuh nya si ponakan . sebeneRnya pengen posting2 gtu di bLog , cuma guweh kagak ngeRti caRanya muncuLin huRuFnya kaLo mau nuLIs di spacenya bLog , hwakakakkkk . dan akhiR akhiR ini , sukak banget  jaLan2 di news Feed , baca aRtikeL n kLik - shaRe .

kata ustadz yusuF , pengen haji (ke tanah suci) tuh bekaLnya taQwa dah . keRjain yang wajib , idupin yang sunnah , jauhin dosa . gak dikit kejadian oRang yang bataL beRangkat haji , adaaaa ajaaa jaLannya . sama jugak , gak dikit kejadian oRang yang mendadak bisa beRangkat haji , adaaaaa ajaaa jaLannya , hehe . bekaLin diri pake taqwa , biaR ikhLas , Ridho .

inget gak sama coRetan sebeLumnya http://adekkecenk.blogspot.com/2012/09/memaksa-diri.html
apaLagi nih yang haRus akuu paksa daRi diRi kuu . ngeLawan kemaLasan dan keawaman diRi .
apakabaR yaa haFaLan asmauLhusna yang duLu ngaji di uQ , apakabaR baca taFsiR QuR'an yang seLaLu akuu baca tiap abis shoLat wajib , astaghFiRuLLah , kuRang deket sama QuR'an ini akuu nya , sehaRusnya dia kuu jadikan sahabat . kaRna teman seLaLu datang dan peRgi . yupp kayaknya mindset itu kudu akuu tanam nih . *peRbaikan Lagi . keinget gaRa2 aRtikeL2 yang akuu shaRe di FB . bikin nangis :'(

ketemu kisaana di chat , dikasi tau "kaLo kuLia , ndengeR adzan , ndang keLuaR , shoLat" . wow akuu beLum peRnah gitu , paLing kaLo keLaR kuLia , menyegeRakan puLang ajah . "peRcaya ma ALLAH kan? ALLAH mah gampang ngasi kita iLmu meskipun gak Lewat dosen . iLmu kan punya ALLAH bukan punya dosen . kita ngeRti penjeLasan dosen jugak atas maunya ALLAH" . pesan ustadz yusuF , sebesaR apapun nama univeRsitasnya di hadapan manusia, kaLo waktu adzan dosennya masih teRus ajah ngajaR, univeRsitas itu gak Laku dihadapan ALLAH . uwiikkk , ioo beneR pancen , haha . yoo ini , nikmat ALLAH , aLhamduLiLLah masih ada yang ngingetin :D
jujuR nih yaa , suweR nyoLok banget Rasanya kaLo ijin keLuaR keLas sambiL kLuntang kLantung bawa mukenah , kaLo ada yang masuk atau keLuaR kan mesti otomatis pada ngeLiat ke pintu , akuu nya jaLan santai bawak mukenah . kadang ada yang nanyak , kemana dek ? mau LapoRan . mau absen . mau shoLat . kalo gak bawak mukenah dewe iku gak enak . (haL begini ajah bimbang , Lebai yaa bok , akuu takut Riya') . bukan tentang biaR sekitaR biLang wow , tapi ini suatu ajakan kebaikan , kenapa tidak ? peRbaikan diRi itu jangan ditunda , mumpung masi bisa .

mbeneRin Lagi shoLat tepat waktu . pas di kantoR gaLau , antaRa jamaah atau sendiRi , kaLo jamaah tunggu2an wudhunya . Lama . sebaiknya gimana ini .

hidupin Lagi shoLat sunnah (Rawatib , dhuha , tahajjud)

menjaga dan peRbanyak istighFaR , shoLawat , doa . kekuatan buat ngejaLanin haRi haRi nih .

puasa , ini nih , seLaLu teRkendaLa akuu nya :'(

akuu sadaR , akuu ini anak kemaRen soRe , handaL apah cobak , beLum ada yang bisa dibanggakan . akuu bukan akhwat yang paham istiLah aRab , bukan akhwat yang Rajin LiQo' , bukan akhwat yang aktiF di oRganisasi . sekitaR kuu bukan yang sepeRti meReka . yang sadaR kaLo beRagama , saLing ingetin , yang beRpRestasi bawa nama aLmamateR di LuaR kampus . sekitaR kuu tuh , yang kaLo ketemu , ngeLepas kangen dapetnya , seneng kenyang capek , udah . kedekatan emosional ada , tapi bukan yang ReLigi . niLai agama kadang dikesampingkan , dan akuu Rasa , ketuLusan itu dangkaL sekaLi . akuu untuk masuk ke Lingkungan meReka tuh , awaaaaam banget , tak ada yang akuu kenaL , sekaLipun kenaL , ngejaR kuu ini Lho , kudu naik jet . kaLo pun haRus beRtahan dengan Lingkungan yang ada sekaRang , senang kenyang capek , mau jadi apah akuu ke depan . kini akuu Lebih seRing sendiRi , jaRang kongkow , yang duLu suka guyonan Lepas ma temen , mungkin sekaRang Lebih piLih duduk manis bacabuku . aLhasiL , akuu miLiki duniakuu sendiRi , diantaRa yang hedon dan isLami , mudah goyah , memang . akuu beLajaR menganaLisis , apa yang baik akuu seRap , yang buRuk akuu tinggaL . dan beLum ada yang bisa akuu peRcaya . sekitaR adaLah peLajaRan bagi kuu .

kapan haRi ada aiR Langit jatuh ke tanah suRabaya . gak pernah suka sama ujan , seLain bikin segaLanya jadi kotoR dan teRhambat , gak tau kenapa , akuu seLaLu ngeRasa gak tenang , cahaya dan gemuRuhnya kiLat , huhuhu . padahaL yaa , itu Rahmat daRi ALLAH . astaghFiRuLLahaLadhim .

masih beLum ada kesempatan buat ngejaLin siLatuRahmi sama bintang , entah Laa , akuu khawatiR haL ini akan jadi ganjeLan di waktu kuu ke depan .

kantoR punya atuRan baRu . semoga bisa konsisten dengan peRatuRan yang uda dibuat ini , emang nih kantoR kudu dibenerin manajemennya kaLo emang pengen beRkembang Lebih baik untuk kedepan , soaLnya kaLo akuu Liat , nih kantoR isinya oRang beRkompeten di bidangnya semua .

abis gini uts , beLum baca semua mateRi . beLum bisa ngebauR sama temen2 yang seLain anak peRkantoRan . kaLo akuu mau , sebeneRnya bisa, cuma yaa itu tadi , dateng kuu mesti teLat dan jaRang komunikasi sama yang Lain , poko'e duduk , neRima mateRi . gak sempet sksd biaR bisa akrab sama yang Lain .

temen akhwat yang join di majeLis masi dikit .

bapak kontRoL teRus ke Rs , kaLo ditanya sebeneRnya sakit apah sih , seLaLu gak jeLas ngejawabnya -.-"
ibuk sibuk nguRus Rumah dan cucu
mas beLum dapet kepastian bisa beRangkat haji atau ndak . padahaL sudah di pRepaRe semuanya . kasian .
mbak , masih saja boros sama kuLineR


dan akuu
pekan kedua Oktober
masih jadikan coRetan di bLog
Rumah kedua seteLah DIA :')

Wednesday, October 10, 2012

:: kuu jaga ini kaRena NYA dan untuk muu ::


bismiLLahiRahmaniRahim,

DIALOG PRIA INGGRIS DENGAN SEORANG SYAIKH - Dialog ini hanya sekedar gambaran, bagaimana Islam memberlakukan wanita. Disamping hukumnya dalam Islam telah jelas, dan Islam memuliakan kaum Wanita. Alangkah baiknya jika dialog dengan logika ini bisa dijadikan cerminan pula dalam menyampaikan kebenaran. Silahkan disebar di BM, SMS, Yahoo Chat, Whatsup Android dan sejenisnya, selamat menikmati eh mengikuti Barakallaah :

Ada seorang pria inggris bertanya kepada seorang Syaikh dari Makkah, dengan pertanyaan sbb : Hallo Syaikh, Why, Ehm ..Kenapa dalam Islam wanita tdk boleh bersentuhan dengan sembarang pria ?

Syaikh menjawab: Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu Elizabeth?

Lelaki inggris menjawab: Oh tentu tidak bisa! cuma orang2 tertentu saja yg bisa berjabat tangan dengan ratu

Syaikh tersenyum & berkata: Wanita2 kami (Kaum muslimin) adalah para ratu, & ratu tidak boleh bersentuhan dengan pria sembarangan (yg bukan mahramnya)

Lalu si inggris bertanya lagi : Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka?

Syekh tersenyum dan punya 2 permen, ia membuka yang pertama terus yang satu lagi tertutup. dia melemparkan keduanya kelantai.

Syaikh bertanya: Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih?

Si inggris menjawab: Yang tertutup..

Syeikh berkata: Itulah cara kami memperlakukan dan melihat perempuan kami

Si Inggris menjawab : Wow Islam is Amazing.. Yaa Syaikh


akuu dapet daRi Yusuf Mansur Network ,
so simpLe but subhanaLLah :')

:: satu coRetan dua Rasa ::

bismiLLahiRahmaniRahim,

waktu isenk buka bLog nya kisaana , stuck di coRetan ini Lho .
kayaknya akuu duLu uda peRnah baca deh , tapi kok kayak ada sesuatu yang beda ya .
apa ini ya .
apa yang bikin beda .
ngeRenungin deh ,
duLu akuu baca ,
bayanginnya ama yang uda LaLu , sesuatu yang uda Lewat , tapi masih Lekat , dan Lekatnya itu tanpa kuu sadaRi . pemahaman kuu pun sebatas "ooo gitu ya" .
sempet Lupa .
sekaRang akuu baca , kayak udaRa atau cahaya yaa , semacam begituLah yaa , kayak Lebih masuk , mengena sampek ke sudut sudut , pojokan pojokan di daLem hati ini deh . Lebih maksimaL gitu keisinya . begitu jeLas . moga aja gak dikabuRin ama setan , hehe .

mungkin waktu , caRa pandang dan pemahaman .
yaa , FaktoR2 yang mempengaRuhi satu coRetan yang menimbuLkan dua Rasa yang beRbeda .
tapi tetep deh yaa , akuu gak bisa ngategoRikan , nama Rasa ini apah , hehe .
emang beneR yee ,
menuLis itu memunguti kenangan dan meRapikannya :')

Monday, October 8, 2012

:: pekan 1 , 7 oktobeR 2012 ::

bismiLLahiRahmaniRRahim,

kitab ihya' uLumuddin
keajaiban hati

Ruh, jiwa, hati, tentaRa2 hati dan segaLa yang beRkaitan dengannya meLiputi haL2 yang menyinaRi dan menjadi penyakit bagi hati

- Langit dan bumi tidak dapat menjangkau Kuu, yang mampu menjangkau Kuu adaLah hati oRang-oRang yang beRiman

- ALLAH meLepaskan semua kesuLitan

- ALLAH menutupi aib hambaNya

- ALLAH maha tau apa yang tidak teRdeFinisi daLam hati

- anggota tubuh ini adaLah aLatnya hati 

- aL imam aL ghozaLi Ra beRkata :
"jika seoRang insan mengenaL hatinya, pasti dia dapat mengenaL diRinya, jika dia teLah mengenaL diRinya maka dia dapat mengenaL Tuhannya. namun jika seoRang insan tidak dapat mengenaL hatinya, pasti dia tidak dapat mengenaL diRinya dan jika dia tidak dapat mengenaL diRinya maka dia pasti tidak dapat mengenaL Tuhannya. kaRena insan yang tidak dapat mengenaL hatinya maka sangat tidak mungkin untuk mengenaL apapun seLainnya. hati Lah yang dapat menentukan seseoRang dapat teRjun bebas ketingkatan deRajat yang paLing bawah sejajaR dengan posisi setan atau naik tinggi menjuLang Langit kemuLiaannya sejajaR dengan maLaikat bahkan jauh Lebih muLiakan daRi paRa maLaikat."


- kaLo ngomongin hati tuh , standaRtnya syaRiat agama , bukannya etis atau tidak etis diLiat oRang sekitaR

- teRgantung pengenaLan hamba teRhadap ALLAH dan agama ALLAH yaitu isLam

:: 8 ::

kenapa bebeRapa pengawas ujian , dan peRatuRan saat ujian , peseRta ujian diLaRang ijin ke toiLet ? ini sebaiknya gimana ya ? . kaLo diijinin , mungkin pihak sekoLah/kampus gak mau kecoLongan ada yg beRbuat cuRang di toiLet . tapi kaLo gak diijinin , yoo tuLung , nahan gak ke toiLet itu mengacaukan konsentRasi dan yang bisa dipiLih adaLah , ngeRjain ndang keLaR ndang wes , bisa keLuaR teRus ke toiLet deh . uda gak peduLi ama ujiannya itu hasiLnya bakaL gimana . nyiksa Lho -.-"

:: jadwaL kajian majeLis ahbaabuR RasuL ::



bismiLLahiRahmaniRRahim,

assaLamuaLaikum bLogwaLkeR :') ,
ayok beLajaR baReng di kajian MAJELIS AHBAABUR RASUL
setiap akhiR pekan (sabtu/ahad) jam 16.00 wib
@Ruang utama masjid nuRuzzaman kampus B univeRsitas aiRLangga suRabaya

- pekan I : kitab ihya' uLumuddin (tasawwuF)
- pekan II : kitab suLamuttauFiQ dan mujazuL kaLam syaRah 'aQidatuL 'awam (aQidah)
- pekan III : kitab 'uQuduL Lujain dan FathuL miFtah (FiQh nikah dan Rumah tangga)
- pekan IV : LibuR
- pekan V : kitab suLamuttauFiQ dan mujazuL kaLam syaRah 'aQidatuL 'awam (aQidah)

* untuk pekan IV kajian kitab aL hikam 'atho'iyyah w/ majeLis cahaya iLahi
@Ruang zaitun masjid aL-akbaR suRabaya jam 16.00 wib
pengasuh: KH. LuQmanuL Hakim (jakaRta)



upgRade iman beRbaRengan itu
kayak naik tanaman Raksasa di FiLm kaRtun
yang tumbuh menjuLang nembus awan begitu cepat nya , wuusshh ,
ngeFLy ! 
ini saLah satu wujud butuh kuu
saLah satu caRa kuu pedekate sama ALLAH :')
ayok , join !

Friday, October 5, 2012

:: sepeLe tapi sesuatu ::

bismiLLahiRahmaniRahim,

satu daRi sekian banyak ingin kuu ,
mudahkanLah uRusan teman teman kuu ,
agaR akuu bisa beLajaR tentang Muu beRsama meReka ,
sungguh Rasa jeRa itu ada ,
namun akuu yakin ada kemauan di hati meReka ,
ada Ruang dimana meReka butuh , sama sepeRti kuu .
peRasaan sepeRti Roket yang meLejit ke Langit itu muncuL saat meReka hadiR di satu majeLis iLmu dengan kuu ,
akuu tak sendiRi :')



*tiba-tiba pengen nuLis ajah , hehe.

Thursday, October 4, 2012

:: hai Rokok ::

bismiLLahiRahamniRRahim,


assaLamuaLaikum bLogwaLkeR, coRetan kaLi ini bukan apa yang akuu aLamin , tapi mau beLajaR baReng kamu . duLu setaukuu hukum Rokok masih makhRuh , tapi pengetahuan emang kudu di update yaa . akuu nemu aRtikeL yang insyaALLAH beRmanFaat , bisa ngejawab apa-apa yang seLama ini masih jadi peRtanyaan yang teRabaikan . toLong jangan mengeLuh duLu , kaRena panjang penjabaRannya . bacaLah ini kaRena butuh iLmu untuk mempeRbaiki diRi , enjoy it :)

sumbeR :



Muqaddimah

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad Dary Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Agama adalah nasihat”, Kami berkata: “Untuk Siapa ya Rasulullah?” Beliau bersabda: Untuk Allah, untuk KitabNya, untuk RasulNya, untuk para imam kaum muslimin, dan orang-orang umum dari mereka.” (HR. Muslim. Lihat Imam an Nawawi, Riyadhus Shalihin, Bab Fi An Nashihah, hal. 72, hadits no. 181. Maktabatul Iman, Manshurah,Tanpa tahun. lihat Juga Arbain an Nawawiyah, hadits no. 7, Lihat juga Imam Ibnu Hajar al Asqalany, Bulughul Maram, Bab At targhib fi Makarimil Akhlaq, hal. 287, hadits. No. 1339. Darul Kutub al Islamiyah. 1425H/2004M)

Inilah nasihatku untuk diriku sendiri, dan saudaraku kaum muslimin, juga para da’i, atau imam mesjid, yang masih terbelenggu dengan candu rokok ….. untuk mereka yang mencari ketenangan dengan merokok, padahal seorang mu’min mencari ketenangan melalui dzikir dan shalat … untuk mereka yang tengah mencari kejelasan dan kebenaran …. Untuk merekalah risalah ini dipersembahkan …

Rokok, siapa yang tidak kenal dengan benda satu ini. Ia telah menyatu dalam kehidupan sebagian manusia. Baik orang awam, atau kaum intelek, miskin atau kaya, pedesaan atau kota , pria bahkan wanita, priyai atau kiayi. Kehidupan mereka seperti dikendalikan oleh rokok. Mereka sanggup untuk tidak makan berjam-jam, tetapi ‘pusing’ jika berjam-jam tidak merokok. Mengaku tidak ada uang untuk bayar sekolah, tetapi koq selalu ada uang untuk membeli rokok. Sungguh mengherankan!

Tulisan ini diturunkan dalam rangka menyelamatkan umat manusia, khususnya umat Islam, dari bahaya rokok, serta bahaya para propagandis (pembela)nya dengan ketidakpahaman mereka tentang nash-nash syar’i (teks-teks agama) dan qawaidusy syar’iyyah (kaidah-kaidah syariat). Atau karena hawa nafsu, mereka memutuskan hukum agama karena perasaan dan kebiasaannya sendiri, bukan karena dalil-dalil Al Qur’an dan As Sunnah, serta aqwal (pandangan) para ulama Ahlus Sunnah yang mu’tabar (yang bisa dijadikan rujukan). Lantaran mereka, umat terus terombang ambing dalam kebiasaan yang salah ini, dan meneladani perilaku yang salah, lantaran menemukan sebagian para da’i hobi dengan rokok. Padahal para da’i adalah pelita, lalu, bagaimana jika pelita itu tidak mampu menerangi dirinya sendiri? Wallahul Musta’an!

Mereka beralasan ‘tidak saya temukan dalam Al Qur’an dan Al Hadits yang mengharamkan rokok.’ Sungguh, ini adalah perkataan yang mengandung racun berbahaya bagi orang awam, sekaligus menunjukkan keawaman pengucapnya, atau kemalasannya untuk menelusuri dalil. Sebab banyak hal yang diharamkan dalam Islam tanpa harus tertera secara manthuq (tekstual/jelas tertulis) dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Kata-kata ‘rokok’ jelas tidak ada dalam Al Qur’an dan As Sunnah secara tekstual, sebab bukan bahasa Arab, nampaknya anak kecil juga tahu itu. Nampaknya, orang yang mengucapkan ini tidak paham fiqih, bahwa keharaman dalam Al Qur’an bisa secara lafaz (teks tegas mengharamkan) atau keharaman karena makna/pengertian/maksud. Nah, secara lafaz memang tidak ada tentang haramnya rokok, tetapi secara makna/pengertian/maksud, jelas sangat banyak dalilnya. Orang yang mengucapkan kalimat seperti ini ada beberapa kemungkinan, pertama, ia benar-benar tidak tahu alias awam dengan urusan syariat, jika demikian maka ucapan “tidak saya temukan …dst” itu bisa dimaklumi. Kedua, ia telah mengetahui adanya ayat atau hadits yang secara makna mengharamkan apa pun yang dapat merusak diri sendiri dan orang lain termasuk rokok, tetapi ia memahaminya sesuai selera dan hawa nafsunya sendiri, tidak merujuk kepada pandangan para Imam dan Ulama yang mendalam. Ketiga, ia sudah mengetahui dalilnya tetapi ia sembunyikan dari umat, atau ia pura-pura tidak tahu, maka ini adalah sikap dusta dan kitmanul haq (menyembunyikan kebenaran) yang dikecam dalam agama.

Sejak zaman sahabat, umat telah ijma’ (sepakat) bahwa Anjing adalah haram dimakan, namun adakah ayat atau hadits secara jelas yang menyatakan Anjing haram di makan? Tidak ada! Tetapi kenapa Islam mengharamkan? Karena kita memiliki qawaid al fiqhiyyah fi at tahrim (kaidah-kaidah fiqih dalam mengharamkan), maqashid syari’ah (esensi syariat) yang mafhum secara tersirat, serta qarinah (korelasi/petunjuk isyarat) tentang haramnya sesuatu walau tidak secara jelas disebut nama barangnya atau perbuatannya. Nah, kaidah-kaidah inilah yang nampaknya luput dari mereka dalam perkara rokok ini.

Dikhawatiri dari pandangan sebagian da’i yang terlalu tekstual dan kaku ini, nanti-nanti ada umat yang mengatakan bahwa memonopoli barang dagangan adalah halal, karena tidak ada ayat atau hadits secara terang tentang ‘monopoli’, Joget ala ngebor Inul juga halal, karena tidak ada ayat atau hadits yang membahas tentang goyangnya Inul! Laa hawla wa laa quwwata illa billah.

Ada lagi yang berkata, “Bukankah para kiayi juga merokok? Bukankah mereka ahli agama?”

Jawaban kami: Hanya Rasulullah yang ma’shum (terpelihara dari kesalahan), sedangkan selainnya (walau ulama atau kiayi) bisa saja salah. Kebenaran bukan dilihat dari orangnya, tapi lihatlah dari perilakunya, sejauh mana kesesuaian dengan Al Qur’an dan As Sunnah. Kami amat meyakini dan berbaik sangka, para kiayi yang merokok pun sebenarnya membenci apa yang telah jadi kebiasaan mereka, hanya saja karena sudah candu, mereka sulit meninggalkannya. Akhirnya, tidak sedikit di antara mereka yang mencari-cari alasan untuk membenarkan rokok. Sungguh, Ahlus Sunnah adalah orang yang berani beramal setelah adanya dalil, bukan beramal dulu, baru cari-cari dalil dan alasan.

Imam Malik Radhiallahu ‘Anhu berkata: “Perkataan seluruh manusia bisa diterima atau ditolak, hanya perkataan penghuni kubur ini (yakni Rasulullah) yang wajib diterima (tidak boleh ditolak).”

Imam Hasan al Banna Rahimahullah berkata: “Setiap manusia bisa diambil atau ditinggalkan perkataan mereka, begitu pula apa-apa yang datang dari para salafus shalih sebelum kita yang sesuai dengan Al Qur’an dan As Sunnah, kecuali hanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam (yang perkatannya wajib diterima tidak boleh ditolak, pen) ….. “ (Al imam Asy Syahid Hasan al Banna, Majmu’ah Ar Rasail, hal.306. Maktabah at Taufiqiyah, Kairo. Tanpa tahun)

Memang keteladanan hanya ada pada diri Rasulullah Shallallahu ‘Alaih wa Sallam.

Dan untuk para da’i hati-hatilah, sebab Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan Ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.” (QS. An Nahl (16): 116)

Dari Abdullah bin Amr bin al Ash Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallah ‘ Alaihi Wa Sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu secara begitu saja dalam diri manusia, tetapi dicabutnya ilmu melalui wafatnya para ulama. Sehingga orang berilmu tidak tersisa, lalu manusia menjadikan orang bodoh menangani urusan mereka. Mereka ditanya lalu menjawab dengan tanpa ilmu. Akhirnya, mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhari, lihat Syaikh Fuad Abdul Baqi, Al lu’Lu’ wal Marjan, Kitabul ‘ilmi, hal. 457, hadits no. 1712. Darul Fikri, Beirut . 1423H/2002M)

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah diambilnya ilmu (agama) dari kalangan ashaghir.” (HR. Abdullah bin al Mubarak, dalam kitab Az Zuhd, dengan sanad hasan)

Siapakah Ashaghir? Berkata Abdullah bin al Mubarak Rahimahullah, yaitu orang yang Qillatul ‘ilmi (sedikit ilmunya). Ya, sedikit ilmunya tetapi banyak gayanya! Lidahnya menjulur melebihi pengetahuannya.

Dari Jabir bin Abdullah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ”Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat majelisnya denganku pada hari kiamat nanti adalah yang paling baik akhlaknya di antara kalian. Dan sesungguhnya yang paling saya benci dan paling jauh dariku adalah yang banyak omongnya (ats tsartsarun), bermulut besar (al mutasyaddiqun), dan al mutafaihiqun.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, kami telah tahu ats tsartsarun dan al mutasyaddiqun, tetapi apakah al mutafaihiqun? Rasulullah menjawab: “Yaitu al Mutakabbirun (orang yang merasa besar, sok berilmu). (HR. Imam At Tirmidzi, ia berkata: hadits ini ‘hasan’. Imam an Nawawi, Riyadhush Shalihin, Bab Husn al Khuluq, hal. 187, hadits no. 629. Maktabatul Iman, Al Manshurah)

Berikut ini akan kami paparkan adillatusy syar’iyyah (dalil-dalil syara’) dari Al Qur’an dan As Sunnah tentang haramnya rokok, yang tidak ada keraguan di dalamnya, berserta kaidah-kaidah fiqhiyyah yang telah disepakati para ulama mujtahidin, dan kami paparkan pula pandangan ulama dunia tentang rokok. Wallahul Musta’an!


1.Dalil dari Al Qur’an

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

“Dan Janganlah kalian menjerumuskan diri kalian dengan tangan kalian sendiri ke dalam jurang kerusakan.” (QS. Al Baqarah (2): 195)

“Dan Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri ..” (QS. An Nisa (4): 29)

Perhatikan dua ayat ini, tidak syak (ragu) lagi, merokok merupakan tindakan merusak diri si pelakunya, bahkan tindakan bunuh diri. Para pakar kesehatan telah menetapkan adanya 3000 racun berbahaya, dan 200 diantaranya amat berbahaya, bahkan lebih bahaya dari Ganja (Canabis Sativa). Mereka menetapkan bahwa sekali hisapan rokok dapat mengurangi umur hingga beberapa menit. Wallahu A’lam bis Shawab. Pastinya, umur manusia urusan Allah Ta’ala, namun penelitian para pakar ini adalah pandangan ilmiah empirik yang tidak bisa dianggap remeh. Al Ustadz Muhamad Abdul Ghafar al Hasyimi menyebutkan dalam bukunya Mashaibud Dukhan (Bencana Rokok) bahwa rokok bisa melahirkan 99 macam penyakit. Lancet, sebuah majalah kesehatan di Inggris menyatakan bahwa merokok itu adalah penyakit itu sendiri, bukan kebiasaan. Perilaku ini merupakan bencana yang dialami kebanyakan anggota keluarga, juga bisa menurunkan kehormatan seseorang. Jumlah yang mati karena rokok berlipat ganda. Majalah ini menyimpulkan, asap rokok lebih bahaya dari asap mobil.

Perhatikan dua ayat di atas, ia menggunakan sighat lin nahyi wa lin nafyi (bentuk kata untuk pengingkaran/larangan) yang bermakna jauhilah perbuatan merusak diri atau mengarah pada bunuh diri. Dalam kaidah Ushul Fiqh disebutkan al Ashlu fi an Nahyi lil Haram (hukum asli dari sebuah larangan adalah haram). Seperti kalimat wa laa taqrabuz zinaa .. (jangan kalian dekati zina) artinya mendekati saja haram apa lagi melakukannya. Maksudnya, ada dua yang diharamkan dalam ayat ini yakni 1. Berzina, dan 2. perilaku atau sarana menuju perzinahan. Ini Sesuai kaidah Ushul Fiqh, ‘ Ma ada ilal haram fa huwa haram’ (Sesuatu yang membawa kepada yang haram, maka hal itu juga haram).

Begitu pula ayat ‘Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri’, artinya, yang haram yaitu 1. Bunuh diri, dan 2. Perilaku atau sarana apapun yang bisa mematikan diri sendiri.

Imam Asy Syaukani berkata dalam Kitab tafsirnya, Fat-hul Qadir, tentang maksud ayat An Nisa 29 di atas:

Artinya: “Maksud firmanNya ‘Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri’ adalah Wahai muslimun, janganlah kalian saling membunuh satu sama lain, kecuali karena ada sebab yang ditetapkan oleh syariat. Atau, janganlah bunuh diri kalian dengan perbuatan keji dan maksiat, atau yang dimaksud ayat ini adalah larangan membunuh diri sendiri secara hakiki (sebenarnya). Tidak terlarang membawa maksud ayat ini kepada makna-makna yang lebih umum. Dalilnya adalah Amr bin al Ash berhujjah (berdalil) dengan ayat tersebut, ketika ia tidak mandi wajib (mandi junub) dengan air dingin pada saat perang Dzatul Salasil. Namun, Nabi Shaliallahu ‘Alaihi wa Sallam mendiamkan (tanda setuju) hujjah (alasan) yang yang dipakai olenya. Ini ada dalam Musnad Ahmad, Sunan Abu daud, dan lain-lain.” Demikian dari Imam Asy Syaukani Rahimahullah. (Lihat juga Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Jilid 1, hal. 480. Toha Putera Semarang, dengan naskah berbahasa Arab yang disesuaikan dengan naskah dari Darul Kutub Al Mishriyah)

Dalam ayat lain Allah Ta’ala juga berfirman:

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah Saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS. Al Isra’ (17): 27)

Tidak ragu pula, hobi merokok merokok tindakan tabdzir (pemborosan) dan penyia-nyiaan terhadap harta. Mereka tidak mendapatkan apa-apa dari rokok kecuali ketenangan sesaat, bahaya penyakit yang mengancam jiwa, dan terbuangnya uang secara sia-sia. Bahkan, Allah Ta’ala menyebut mereka sebagai saudara-suadara syaitan.

Berkata Imam Asy Syaukany tentang tafsir ayat ini:

“… Bahwa orang yang berbuat mubadzir (pemboros) diumpamakan seperti syaitan, dan setiap yang diumpamakan dengan syaitan maka baginya dihukumi sebagai syaitan, dan setiap syaitan adalah ingkar (terhadap Allah, pen), maka orang yang mubadzir adalah orang yang ingkar.” (Imam Asy Syaukany, dalam Fat-hul Qadir-nya)

Sebagian ulama –seperti Imam Asy Syaukany ini- ada yang mengatakan bahwa berlebihan dalam berinfak juga termasuk tabdzir (pemborosan)[1], maka apalagi berlebihan dalam merokok! Berpikirlah wahai manusia!

Maka, haramnya rokok adalah muwafaqah bil maqashid asy Syari’ah (sesuai dengan tujuan syariat) yang menghendaki terjaganya lima hal asasi (mendasar), yaitu agama, nyawa, harta, akal, dan keturunan. Imam al Qarafi al Maliki menambahkan menjadi enam, yaitu kehormatan.

Allah Ta’ala juga menyebut tentang ciri-ciri orang yang beriman yakni orang yang:

“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya” (QS.Al Mu’minun (23): 8)

Kesehatan adalah anugerah dari Allah yang harus dijaga, itu adalah amanah dari Allah Ta’ala yang tidak boleh dikhianati. Dalam hadits disebutkan, “Laa Imanan liman laa amanata lahu (tidak ada iman bagi orang yang tidak menjaga amanah). Seharusnya, seorang muslim yang baik berhati-hati dengan perkara amanah ini, sebab akan menjatuhkannya dalam kategori kemunafikan. Wal ‘Iyadzubillah!

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah berkata tentang ayat ini: “Yaitu jika diberi amanah ia tidak mengkhianatinya, bahkan ia menunaikannya kepada pihak yang memberinya.” (Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Jilid 3, hal. 239)

Itulah orang yang beriman, ia menjaga amanah. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak menjaga amanah?

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Tanda orang munafik ada tiga: jika bicara ia dusta, jika janji ia ingkar, jika diberi amanah ia khianat.” (HR. Bukhari dan Muslim, Lihat Imam an Nawawi, Riyadhus Shalihin, Bab al Amr bi Ada’I al Amanah, hal. 77, hadits no. 199, dan juga Bab al Wafa’ bil ‘Ahdi wa Injaz bil Wa’di, hal. 201, hadits no. 687. Maktabatul Iman, Manshurah. Lihat juga kitabnya Syaikh Fuad Abdul Baqi, Al Lu’Lu’ wal Marjan, Bab Bayan Khishal al Munafiq, hadits no. 38. Darul Fikr, Beirut . Lihat juga Imam Ibnu Hajar al Asqalany, Bulughul Maram, Bab at Tarhib min Masawi al Akhlaq, hal. 279, hadits no. 1296. Cet. 1, Darul Kutub al islamiyah. 1425H/2004M)

Demikianlah dalil-dalil Al Qur’anul Karim yang amat tegas dan jelas tentang larangan merusak diri sendiri dan berbuat mubadzir, mengkhianati amanah kesehatan, yang semua itu telah dilakoni oleh aktifitas merokok. Bagian ini telah kami paparkan juga beberapa hadits, dan pandangan para ulama terdahulu kita. Alhamdulillah …


2. Dalil-dalil dari As Sunnah Al Muthahharah

Selain beberapa hadits di atas, ada lagi beberapa hadits lain yang memperkuat larangan merokok bagi seorang muslim. Kami hanya akan menggunakan hadits-hadits yang maqbul (bisa diterima periwayatannya) yaitu yang shahih atau hasan, ada pun hadits yang mardud (tertolak/tidak boleh digunakan khususnya dalam masalah aqidah dan hukum) yaitu hadits dhaif, tidak akan kami gunakan. Nas’alullaha as salamah wal ‘afiyah …

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa SallamI bersabda:

“Di antara baiknya Islam seseorang adalah ia meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Imam At Tirmidzi, ia berkata ‘hasan’. Bulughul Maram, Bab Az Zuhd wal Wara’, hal. 277, hadits no. 1287. Darul Kutub al Islamiyah)

Ya, tanda baiknya kualitas Islam seseorang adalah ia meninggalkan perbuatan yang tidak bermanfaat. Rokok tidak membawa manfaat apa-apa, kecuali ancaman bagi kesehatan dan jiwa dan pemborosan. Ada pun ketenangan dan konsentrasi setelah merokok, itu hanyalah sugesti. Hendaknya bagi seorang muslim yang sadar dan faham agama merenungi hadits yang mulia ini.

Dari Abu Shirmah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang memudharatkan (merusak) seorang muslim yang lain, maka Allah akan memudharatkannya, barang siapa yang menyulitkan orang lain maka Allah akan menyulitkan orang itu.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, ia menghasankan. Bulughul Maram, hal. 282, hadits no. 1311)

Ada istilah perokok pasif yaitu orang yang tidak merokok namun tanpa disengaja (baik ia sudah menghindar atau belum) ia menghirup juga asap rokok. Bahkan menurut penelitian, perokok pasif mendapatkan dampak yang lebih berbahaya, sebab selain ia mendapatkan racun dari asap rokok, juga mendapat racun dari udara yang ditiupkan si perokok yang telah bercampur dengan asapnya. Inilah mudharat (kerusakan) yang telah dibuat oleh para perokok aktif kepada orang lain. Jelas Rasulullah amat melarangnya, bahkan ia mendoakan agar Allah Ta’ala membalas perbuatan rusak orang tersebut.

Berkata Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya, Al Muhalla, ”Maka barangsiapa yang menimbulkan mudharat pada dirinya sendiri dan pada orang lain berarti ia tidak berbuat baik, dan barangsiapa yng tidak berbuat baik berarti menentang perintah Allah untuk berbuat baik dalam segala sesuatu.” (Al Muhalla, Jilid 7, hal. 504-505)

Dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah ‘Alaihis Shalatu was Salami bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia telah menjadi bagian kaum itu.” (HR. Abu Daud, Ahmad, dan Ibnu Hibban menshahihkannya. Bulughul Maram, hal 277, hadits no. 1283. Hadits ini juga dishahihkan para Ahli Hadits seperti Syaikh Syu’aib al Arnauth, Syaikh al Albany, dan Syaikh Ahmad Syakir Rahimahumullah)

Dalam sejarahnya, rokok pertama kali dilakukan oleh suku Indian ketika sedang ritual penyembahan dewa-dewa mereka. Kami yakin perokok saat ini tidak bermaksud seperti suku Indian tersebut, namun perilaku yang nampak dari mereka merupakan bentuk tasyabbuh bil kuffar (penyerupaan dengan orang kafir) yang sangat diharamkan Islam. Dan perlu diketahui, bahwa Fiqih Islam menilai seseorang dari yang terlihat (nampak), adapun hati atau maksud orangnya, kita serahkan kepada Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al Isra’ (17): 36)

Demikian, kami cukupkan dulu dalil-dalil dari hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Sebenarnya seluruh keterangan di atas –kami kira- sudah mencukupi, namun ada baiknya kami tambahkan beberapa hal untuk lebih meyakinkan lagi.


3. Qawaid al Fiqhiyyah (Kaidah-kaidah fiqih)

Dalam fiqih ada kaidah-kaidah yang biasa digunakan para Ulama mujtahid (ahli ijtihad) untuk membantu menyimpulkan dan memutuskan sebuah hukum, baik untuk keputusan haram atau halalnya sesuatu benda atau perbuatan.

Dalam menentukan haramnya rokok ini ada beberapa kaidah yang menguatkan, di antaranya:

Ma ada ilal haram fa huwa haram atau Al Washilah ilal haram fa hiya haram (Sesuatu atau sarana yang membawa kepada keharaman, maka hukumnya haram). Merusak diri sendiri dengan perbuatan yang bisa mengancam kesehatan dan jiwa, jelas diharamkan dalam syariat, tanpa ragu lagi. Maka, merokok atau perilaku apa saja yang bisa merusak diri dan mengancam jiwa, baik cepat atau lambat, adalah haram, karena perilaku tersebut merupakan sarananya.

Laa Dharara wa Laa Dhirar (janganlah kalian rusak (melakukan dharar) atau merusak orang lain). Sebenarnya kaidah ini adalah bunyi hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah. Merokok selain merusak diri sendiri, juga merusak kesehatan orang lain di sekitarnya (perokok pasif). Keduanya (yakni merusak diri sendiri dan merusak orang lain) sama-sama dilarang oleh syariat. Ada pun bagi pelakunya ia mengalami dharar mali (kerusakan pada harta, karena ia menyia-nyiakannya), dharar jasady (kerusakan tubuh, karena membahayakan kesehatan bahkan jiwa), dharar nafsi (merusak kepribadian-citra diri). Jika berbahaya bagi kesehatan saja sudah cukup untuk mengharamkan, apalagi jika sudah termasuk menghamburkan uang dan menurunkan harga diri. Tentu lebih kuat lagi pengharamannya.

Dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih (Menghindari kerusakan, harus didahulukan dibanding mengambil manfaat). Kita tahu, para perokok –katanya- merasa tenang dan konsentrasi ketika merokok. Baik, taruhlah itu manfaat yang ada, namun ternyata dan terbukti bahwa mudharatnya sangat jauh lebih besar, maka menurut kaidah ini walau rokok punya manfaat, ia tetap wajib ditinggalkan, dalam rangka menghindari kerusakan yang ditimbulkannya. Faktanya, manfaatnya tidak ada, hanya sugesti dan mitos.


4. Alasan Mereka dan Bantahannya

Mereka beralasan bahwa “hukum asal segala sesuatu (urusan dunia) adalah mubah (boleh) kecuali ada dalil syariat yang mengharamkannya. Nah, kami tidak menemukan dalil pengharamannya.”

Alasan ini sudah terjawab secara tuntas dan rinci dari uraian di atas. Telah kami paparkan beberapa ayat, beberapa hadits, yang mengarah pada haramnya rokok (atau apa saja yang termasuk membahayakan kesehatan dan jiwa, dan mubadzir), beserta pandangan para Imam umat Islam. Ucapan “kami tidak menemukan dalil pengharamannya” bukan berarti tidak ada dalilnya. Sebab, tidak menemukan bukan berarti tidak ada. Hal ini, tergantung kejelian, kemauan, dan –yang paling penting- kesadaran manusianya. Memang, masalah ilmu dan kebenaran, bukan tempatnya bagi orang malas dan pengekor hawa nafsu dan emosi.

Mereka beralasan bahwa, “Kami pusing jika tidak merokok, jika merokok, kami kembali tenang dan konsentrasi.”

Alasan ini tidak layak keluar dari mulut orang Islam yang baik, apalagi da’i. Ucapan ini justru telah membuka kedok, bahwa orang tersebut telah ketergantungan dengan rokok, yang justru memperkuat keharamannya. Bahkan menurut Prof. Dr. Quraisy Syihab, rokok telah menjadi berhala bagi orang ini, sehingga ia tidak layak menjadi imam shalat. Itu menurut Prof. Dr. Quraisy Syihab. Bagi kami, ia masih boleh menjadi imam shalat, sebab Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘Anhu pernah shalat menjadi makmum di belakang ahli maksiat, yaitu seorang gubernur zhalim di Madinah, Hajjaj bin Yusuf ats Tsaqafy.

Ya, ajaib memang. Jika, memang mengaku muslim (tidak usahlah mu’min kalau masih berat), seharusnya ia berdzikir kepada Allah Ta’ala supaya pikiran tenang, hati khusyu’ dan konsentrasi, bukan dengan merokok! Karena hanya dengan mengingat Allah Ta’ala hati menjadi tenang. Wallahul Musta’an!

Allah Ta’ala berfirman:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’du (13): 28)

Alasan lainnya adalah, “Bagi kami merokok adalah makruh saja, makruh’kan tidak berdosa.”

Jawaban ini hanya keluar dari orang yang wahnun fid din (lemah dalam beragama), tidak wara’, mempermainkan fiqih, dan mutasahil (menggampang-gampangkan). Jika benar itu makruh, maka tahukah Anda apa itu makruh? Ia diambil dari kata karaha (membenci), makruh artinya sesuatu yang dibenci, siapa yang membenci? Allah Ta’ala! Muslim yang baik, yang mengaku Allah Ta’ala adalah kekasihnya, ia akan meninggalkan hal yang dibenci kekasihnya. Kekasih model apa yang hobi melakukan sesuatu yang dibenci olah sang kekasih?

Dahulu, kami pun sekadar memakruhkan rokok, sebagaimana pendapat Imam Hasan al Banna dan Syaikh Said Hawwa Rahimahumallah. Namun, apa yang kami yakini itu, dan apa yang difatwakan oleh dua ulama ini adalah pandangan lama ketika sains belum berkembang, penemuan tentang bahaya rokok tidak separah seperti yang terkuak sekarang. Kami yakin, jika dua ulama ini berumur panjang dan diberi kesempatan untuk melihat perkembangan bahaya rokok, niscaya mereka akan merubah pendapatnya. Sebab mereka berdua adalah ulama yang terkenal open mind (pikiran terbuka), tidak jumud (statis/diam di tempat), mereka selalu terus mencari kebenaran.

Sesungguhnya, perubahan pendapat atau ijtihad yang disebabkan perubahan kondisi, tempat, dan peristiwa, dalam sejarah khazanah fiqih Islam bukanlah hal yang aneh.[2] Imam Ahlus Sunnah, Asy Syafi’i Radhiallahu ‘Anhu ketika masih tinggal di Baghdad ia memiliki Qaul Qadim (pendapat lama), namun ketika ia hijrah ke Mesir dan wafat di sana, lantaran perubahan kondisi, tempat, dan juga kematangan usia dan ilmu, ia merubahnya menjadi Qaul Jadid (pendapat baru). Contoh lain sangat banyak dan bukan di sini tempatnya.

Yang pasti, kami telah merevisi apa yang kami yakini dahulu. Sebab para ahli telah menegaskan betapa bahayanya rokok bagi penghisapnya dan orang di sekitarnya, cepat atau lambat. Dahulu dengan keterbatasan pengetahuan yang ada, para pakar mengatakan bahaya rokok hanya ini dan itu. Namun sekarang ketika ilmu pengetahuan sudah maju, rahasia yang dahulu tertutup menjadi terbuka, racun yang dahulunya tersembunyi sekarang diketahui. Maka, tidak ragu lagi, bahwa saat ini kurang tepat jika rokok dihukumi makruh, melainkan haram. Masalahnya, adakah kesadaran dalam diri kita untuk merubah kebiasaan yang sudah mentradisi?

Sungguh, bersegera menuju kebenaran adalah lebih utama dari pada berlama-lama dalam kesalahan.


5. Pandangan Ulama Dunia Tentang Rokok

Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Ali Asy Syaikh berkata, “Saya pernah ditanya tentang hukum tembakau yang sering dihisap oleh orang yang belum paham tentang haramnya rokok. Maka kami jawab, bahwa kami kalangan para ulama dan syaikhSyaikh kita yang dahulu, para ahli ilmu, para imam da’wah, ahli Najd (daerah antara Makkah dan Madinah), dahulu sampai sekarang menghukumi bahwa rokok itu haram, berdasarkan dalil yang shahih, dan akal yang waras, serta penelitian para dokter yang masyhur.” Lalu Syaikh menyebut dalil-dalil tersebut, beliau juga mengatakan bahwa haramnya rokok telah difatwakan oleh para ulama dari kalangan madzhab yang empat.

Syaikh Abdurrahman bin Sa’di (Ulama tafsir terkenal) berkata, “Perokok, penjualnya, dan orang yang membantunya, semuanya haram. Tidak halal bagi umat islam memperolehnya, baik untuk dihisap atau untuk dijual. Barangsiapa yang memperolehnya, hendaknya ia bertaubat dengan taubat nasuha dari semua dosa. Sebab rokok ini masuk kepada dalil keumuman nash (teks Al Qur’an) yang menunjukkan haram baik lafazh atau makna..dst.”

Syaikh Musthafa al Hamami dalam An Nahdhatu al Ishlahiyah bekata tentang keanehan para perokok, “Tembakau dan rokok adalah perkara yang hampir sama. Keduanya memiliki daya tarik dan pengaruh yang kuat bagi para pecandunya, sehingga begitu menakjubkan, seolah-olah tidak ada daya tarik yang melebihi rokok. Kita saksikan bersama, betapa gelisahnya para penghisap rokok jika dia ingin merokok, sedangkan ia tidak punya uang. Maka ia akan mencari temannya yang merokok untuk mengemis walau satu batang. Hal ini kami ceritakan, karena kami melihatnya sendiri. Yang lucu, pengemis rokok itu orang yang berkedudukan tinggi, tetapi karena kuatnya dorongan untuk merokok membuat dirinya menjual harga dirinya untuk mengemis rokok walau satu batang!”

Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Fauzan hafizhahullah dalam Al I’lam bi Naqdi Kitab al Halal wal Haram, berkata setelah ia menjelaskan haramnya rokok, “Begitulah intisari nasihat dari dokter tentang bahaya rokok, yang kami ketengahkan setelah fatwa para ulama tentang bahaya rokok. Apakah pantas bagi mereka yang sudah memahami berbagai macam fatwa ulama ini dan pandangan para dokter ahli, mereka masih ragu tentang haramnya rokok dan enggan meninggalkannya? Tidaklah yang demikian itu melainkan suatu ketakabburan tanpa alasan.”

Syaikh Yusuf al Qaradhawy hafizhahullah berkata dalam Al Halal wal Haram fil Islam, “Kami mengatakan bahwa rokok, selama hal itu telah dinyatakan membahayakan, maka hukumnya haram. Lebih-lebih jika dokter spesialis sudah menetapkan hal itu kepada orang tertentu.

Sekali pun tidak jelas bahayanya terhadap kesehatan, tetapi yang jelas hal itu termasuk membuang uang untuk yang tidak bermanfaat, baik untuk agama atau urusan dunia. Dalam hadits dengan tegas Rasulullah melarang membuang-buang harta. Keharamannya lebih kuat lagi, jika ternyata sebenarnya ia amat memerlukan uang itu untuk dirinya atau keluarganya.” Inilah fatwa Syaikh al Qaradhawy saat kitabnya ini baru dibuat yakni tahun 1960-an. Dalam Hadyu al Islam Fatawa Mu’ashirah jilid 1, tahun 1988, Darul Ma’rifah Ia lebih panjang lagi menjelaskan tentang haramnya rokok setelah ia membandingkan seluruh alasan yang membolehkan, memakruhkan, dan mengharamkan. Dengan dalil yang ada, serta maksud dalil tersebut, beserta keterangn para dokter, Ia semakin mantap tentang haramnya rokok.

Di bawah ini akan kami sebutkan para ulama dunia (juga dalam negeri) yang mengharamkan rokok selain yang telah kami sebut di atas. Mereka adalah:

- Syaikh Abul A’la al Maududi (Pakistan)

- Syaikh Said Ramadhan al Buthy (Terakhir ia menetap di Swedia, dideportasi)

- Syaikh Sayyid Quthb (Mesir, pengarang Tafsir Fi Zhilalil Qur’an)

- Syaikh Muhammad Quthb (Adik Sayyid Quthb, tinggal di Mekkah)

- Syaikh Abdullah Nashih ‘Ulwan (Mesir)

- Syaikh Mahmud Syaltut (Mufti Mesir, ia sebenarnya seorang perokok, dengan kesadaran ia fatwakan bahwa rokok haram)

- Syaikh Musthafa al Maraghi (Rektor al Azhar, Mesir)

- Syaikh Abdul Halim Mahmud (Rektor al Azhar, mufti Mesir)

- Syaikh Ahmad Syakir (Ahli Hadits Mesir)

- Syaikh Musthafa as Siba’i (Siria)

- Syaikh Abdul Halim Abu Syuqqah (Ahli Fiqih, Mesir)

- Syaikh Fathi Yakan (Libanon)

- Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi (Anggota Komisi tetap fatwa Saudi Arabia)

- Syaikh Musthafa az Zarqa’ (Ahli Fiqih, Siria)

- Syaikh Muhammad nashirudin al Albany (Ahli Hadits, Jordania)

- Syaikh Abdullah ‘Azzam (Palestina)

- Syaikh al Hajj Amin Husaini (mufti Palestina)

- Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah (Ahli hadits, Siria)

- Syaikh Salman al Audah (Saudi Arabia)

- Syaikh Safar al Hawaly (Saudi Arabia)

- Syaikh ‘Aidh al Qarny (Saudi Arabia)

- Syaikh Umar Sulaiman Asyqar (Ahli tafsir, Kuwait)

- Syaikh Abdurrahman Abdul Khaliq (Kuwait)

- Syaikh Abdul Majid Az Zindani (Rektor Universitas Al Iman di Shan’a, Yaman)

- Syaikh Abdul Karim Zaidan (Ahli Fiqih, Irak)

- Syaikh Ali Al Khafif (Ahli Fiqih,Mesir)

- Syaikh Mutawalli asy Sya’rawi (Ahli Tafsir, Mesir)

- Syaikh Jad al haq (Rektor Al Azhar, Mesir)

- Syaikh Manna’ Khalil Qattan (Ketua Mahkamah Tinggi, Saudi Arabia)

- Syaikh Ali Ash Shabuni (Ahli Tafsir, Saudi Arabia)

- Syaikh Abdul Aziz bin Baz (Mufti Saudi Arabia, ketua Lembaga Ulama Besar)

- Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin (Saudi Arabia, anggota lembaga Ulama Besar)

- Syaikh Bakr Abu Zaid (Anggota lembaga Ulama Besar Saudi Arabia)

- Syaikh Abdurrahman al Jibrin (Idem)

- Syaikh Hammud al ‘Uqla

- Syaikh Hammud at Tuwaijiri (Saudi Arabia)

- Syaikh Ibrahim Jarullah (Saudi Arabia)

- Syaikh Yahya an Najmi

- Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’I (Yaman)

- Syaikh Rabi’ bin Hadi al Madkhaly (Saudi Arabia)

- Syaikh Zaid bin Hadi al Madkhaly (Saudi Arabia)

- Syaikh Falih al Harby (Saudi Arabia)

- Syaikh Ibrahim ar Ruhaily (Yaman)

- Syaikh Salim Ied al Hilaly

- Syaikh Shalih al Munajjid

- Syaikh Ibrahim Syaqrah

- Syaikh Ali Hasan al Halaby

- Syaikh Ubaid al Jabiri


Demikianlah tulisan ini, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan menambah wawasan Ilmiah Islamiah, serta pertimbangan yang penting untuk siapa saja yang menghendaki kebaikan dunia dan akhirat.

Al faqir Ila Rahmati Rabbihi

Sumber : Ust.Farid Nu’man



subhanaLLah, detaiL yaa penjeLasannya,

gimana sodaRa musLim kuu?

iLmunya udah nyampek ke kamu, dan proses hisab pun beRLangsung Lho.
kan kamu sendiRi yang menentukan catatan amaL muu, sebaiknya disegeRakan pRakteknya yak. memohonLah agaR kamu bisa meninggaLkan Rokok. semoga dimudahkan yak:')
oia, ada tambahan nih,


sumbeR :

@Sabic Lab after ‘Ashar prayer, 30th Syawwal 1432 (28/09/2011)




Jual Beli Rokok dan Tembakau


Jika rokok itu haram, maka jual belinya pun haram. Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا حَرَّمَ أَكْلَ شَىْءٍ حَرَّمَ ثَمَنَهُ


Jika Allah ‘azza wa jalla mengharamkan untuk mengkonsumsi sesuatu, maka Allah haramkan pula upah (hasil penjualannya).” (HR. Ahmad 1/293, sanadnya shahih kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth). Jika jual beli rokok terlarang, begitu pula jual beli bahan bakunya yaitu tembakau juga ikut terlarang. Karena jual beli tembakau yang nanti akan diproduksi untuk membuat rokok, termasuk dalam tolong menolong dalam berbuat dosa. Allah Ta’ala berfirman,


وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ


Jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al Maidah: 2)


Komentar Orang Awam

Sering didengar orang berkomentar, “Jika rokok diharamkan, lalu bagaimana nasib jutaan rakyat Indonesia yang hidup bergantung dari rokok; para petani tembakau, para pedagang dan para buruh di pabrik rokok, apakah ulama bisa memberi mereka makan?”


Andai komentar ini berasal dari non muslim mungkin permasalahan tidak terlalu besar karena mereka memang tidak mau mengerti bahwa rezeki mereka berasal dari Allah.


Yang paling mengenaskan, sebagian umat Islam ikut mengumandangkan komentar tersebut. Padahal pernyataan ini mengandung kesyirikan, merusak tauhid Rububiyah, meyakini bahwa Allah semata pemberi rezeki. Jangankan seorang muslim, orang jahiliyah saja yakin bahwa Allah semata yang memberi mereka rezeki, Allah berfirman:


قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ   فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ


Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi? … Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”. (QS. Yunus: 31).


Apakah mereka tidak yakin bahwa yang memberi rizki pada para petani itu Allah?

Apakah mereka tidak percaya bahwa yang memberi makan pada para buruh pabrik juga Allah?

Kenapa mesti ragu? Kenapa tidak yakin dengan Allah yang Maha Memberi Rizki kepada siapa saja dari makhluk-Nya? Lantas kenapa masih cari penghidupan dari yang haram?


Ingatlah sabda Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam,


إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ


Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan sesuatu yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5/363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadist ini shahih)



Let's ACTION !



aLhamduLiLLah bintang bukan smookeR :')