pengabdi peRindu pecinta

My photo
suRabaya, jawatimuR, Indonesia
assaLamu'aLaikum bLogwaLkeR . nggak ada yang tau beRapa Lama akuu singgahi bumi ALLAH . manusia yang punya ingatan teRbatas , dan mungkin saya takut kehiLangan ingatan daLam kenangan , memiLih beRbagi sekLumit ingatan itu meLaLui coRetan . kaRena setiap oRang (teRmasuk saya) setiap haRinya akan meLupakan sesuatu . punya banyak kekuRangan , beRusaha bwt ndak naRuh hati ke siapapun , masih jadi objek dakwah , dan akan seLaLu mempeRbaiki kuaLitas ketaQwaan . akuu suka menemukan inspiRasi daRi jaLan jaLan yang akuu LaLui dan oRang oRang sekitaR teRdekat kuu . tidak peduLi sepeRti apa kehidupan sebeLumnya , kita hidup untuk seLanjutnya , disini haRus ada peRubahan menuju NYA . aLLahumma ya muQaLLibaL QuLLub tsabbit QaLbi 'aLa diinik , yaa ALLAH yang maha memboLak baLikkan hati , teguhkan Lah akuu daLam agama Muu . yup , iniLah dunia bocah awam . yang baik daRi NYA , yang buRUk khiLaF kuu . suwun uda mampiR , saLam kenaL n keep contact yaa . (^____^") KETAWAKETAWAKETAWA . *dulu url nya adekkecenk.blogspot.com*

Thursday, October 18, 2012

:: empatpuLuhdua ::


"Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'.


Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'. Embel embel predikat diri yang selama ini mereka ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.


Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran soko kulino, kalau diterjemahkan secara bebas: "Cinta tumbuh karena terbiasa bersama."


No comments:

Post a Comment